Toyota Habiskan Rp 22,8 Triliun Bikin Pabrik Mobil Listrik di Argentina

Toyota investasi US$ 1,34 miliar di Argentina untuk membangun fasilitas produksi EV. Pabrik ini menjadi basis ekspor regional dan memproduksi Hilux listrik.

Diterbitkan 06 Oktober 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Toyota Motor Corporation menyiapkan investasi besar sekitar US$ 1,34 miliar atau setara Rp 22,8 triliun untuk mengembangkan fasilitas produksi kendaraan listrik di Argentina.

Disitat dari Autonews, Selasa (6/10/2026), investasi ini menjadi salah satu langkah penting jenama asal Jepang tersebut dalam memperluas jejak kendaraan listrik di Amerika Latin. Fasilitas baru tersebut bakal dikembangkan di kawasan industri Toyota di Argentina dan diproyeksikan mendukung produksi kendaraan elektrifikasi untuk memenuhi kebutuhan pasar regional.

Menteri Ekonomi Argentina, Luis Caputo, mengatakan bahwa investasi tersebut telah mendapat persetujuan dari komite pemerintah yang menangani pengajuan proyek melalui skema insentif RIGI untuk investasi berskala besar. Pabrik baru ini akan berlokasi di Zarate, Provinsi Buenos Aires.

Sementara itu, pabrik kendaraan listrik Toyota di Argentina ini diproyeksikan menghasilkan nilai ekspor sekitar US$ 1,28 miliar atau Rp 21,5 triliun per tahun.

Sekitar 70 persen produksi kendaraan dari pabrik tersebut ditujukan untuk pasar luar negeri, sehingga fasilitas ini tidak hanya menyasar kebutuhan domestik Argentina, tetapi juga berperan sebagai basis ekspor Toyota.

Salah satu model yang dikaitkan erat dengan proyek tersebut adalah generasi terbaru Toyota Hilux. Pikap legendaris ini tengah memasuki era baru dengan pilihan teknologi elektrifikasi, termasuk versi battery electric vehicle (BEV).

Kehadiran Hilux listrik juga menjadi bagian dari strategi Toyota untuk menawarkan pilihan teknologi berbeda yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing pasar.

 

Spesifikasi Toyota Hilux Listrik

Toyota Hilux generasi terbaru sendiri telah mendapatkan sejumlah pembaruan, baik dari sisi desain maupun teknologi. Versi listrik menggunakan baterai lithium-ion berkapasitas 59,2 kWh yang dipasang di bagian bawah kendaraan.

Sistem penggeraknya mengandalkan dua motor listrik yang masing-masing ditempatkan di as roda depan dan belakang, sehingga menghasilkan sistem penggerak empat roda secara permanen.

Kombinasi kedua motor listrik tersebut menghasilkan tenaga sekitar 144 kW atau setara 196 PS. Toyota mengklaim Hilux BEV mampu menempuh jarak lebih dari 300 kilometer berdasarkan pengujian NEDC.

Di sejumlah pasar, pikap listrik ini juga memiliki kemampuan membawa muatan hingga sekitar 710–715 kilogram dan menarik beban hingga 1.600 kilogram.