Liputan6.com, Mimika - Sebanyak 9 warga sipil diduga disandera kelompok bersenjata di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, membenarkan kabar tersebut.
Alredo, Rabu (19/8/2026) mengatakan, informasi tersebut diperoleh dari masyarakat yang kemudian disampaikan kepada personel Polsek Jila.
Advertisement
Alredo mengatakan, hingga saat ini polisi belum memperoleh kesaksian langsung dari warga yang melihat dugaan penyanderaan tersebut.
"Menurut keterangan dari anggota saya di Polsek Jila, masyarakat menyampaikan begitu," katanya.
Namun, Alredo menegaskan polisi belum memperoleh identitas orang yang diduga menjadi korban maupun saksi yang melihat langsung peristiwa tersebut.
"Sampai sekarang keterangan nama-nama korban sandera belum ada yang bisa menyebutkan atau memberi kesaksian melihat hal tersebut. Sementara masih kami dalami keterangan dari masyarakat," katanya.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, dugaan penyanderaan tersebut disebut terjadi di Distrik Jila pada Selasa (18/8/2026), dan melibatkan sembilan warga sipil yang seluruhnya perempuan.
Sembilan warga tersebut diduga disandera oleh kelompok bersenjata. Namun, polisi hingga kini masih mendalami kebenaran informasi tersebut, termasuk identitas dan keberadaan warga yang disebut sebagai korban.
Distrik Jila merupakan salah satu dari 18 distrik di Kabupaten Mimika. Wilayah tersebut berada di kawasan pegunungan dan akses menuju distrik itu antara lain menggunakan pesawat berbadan kecil.