Kebakaran Gudang Tripleks di Sukabumi, Kerugiannya Fantastis

Kebakaran melalap gudang tripleks di Kampung Sukasari, Kecamatan Cisaat, Sukabumi.

oleh Fira SyahrinDiterbitkan 11 Agustus 2026, 13:52 WIB
Api membumbung tinggi melumat gudang penyimpanan tripleks di Sukabumi. (Liputan6.com/ Fira Syahrin)

Liputan6.com, Sukabumi - Diduga akibat korsleting listrik, sebuah gudang penyimpanan tripleks di Kampung Sukasari, Desa Sukasari, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, ludes terbakar pada Senin (10/8/2026).

Musibah ini menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya hingga memicu kerugian materiil ditaksir mencapai Rp500 juta.

Laporan darurat pertama kali diterima oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi pada pukul 23.01 WIB.

Petugas langsung bergerak cepat dan berhasil menginjakkan kaki di lokasi kejadian perkara (TKP) empat menit kemudian, yakni pukul 23.05 WIB.

Wakil Komandan Pos (Wadanpos) Damkar VI Cisaat, Dudi Darmawidi, membeberkan bahwa kemunculan api pertama kali disadari oleh warga yang berada tepat di seberang lokasi.

"Api pertama kali dilihat oleh pemilik bengkel yang ada di seberang gudang. Saksi melihat ada nyala api muncul dari bagian tengah gudang kosong. Tidak berselang lama, api langsung membesar karena di dalam gudang terdapat bahan kimia yang mudah terbakar seperti thinner atau cat," tutur Dudi, Selasa (11/8/2026).

Dudi menegaskan bahwa saat insiden melanda, bangunan gudang tipe blok tersebut dalam keadaan kosong. Berdasarkan pendataan awal, masalah instalasi listrik diduga kuat menjadi pemantik utama amukan si jago merah.

"Ini dari korsleting listrik. Soalnya itu gudang kosong, tidak ada orang di dalam. Untuk total kerugian materiil, kemarin dari hasil pendataan ditaksir sekitar Rp500 juta," bebernya.

 

Tidak Ada Korban Jiwa

Kebakaran melalap gudang penyimpanan tripleks di Sukabumi. (Liputan6.com/ Fira Syahrin)

Operasi pemadaman mengerahkan puluhan personel gabungan dengan dukungan armada dari Posko Cisaat, Sukaraja, Cibadak, hingga bantuan BKO Damkar Kota Sukabumi.

Kendati isi gudang didominasi material rawan terbakar, ketersediaan air di sekitar lokasi sangat membantu kelancaran petugas.

"Kesulitan pemadaman alhamdulillah tidak ada. Berhubung air dekat dengan kolam, jadi mobil armada standby menyedot air dari kolam tersebut," terang Dudi.

Setelah berjibaku di lapangan, kobar api akhirnya berhasil dipadamkan secara total hingga situasi dinyatakan aman terkendali pada Selasa (11/8/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

"Kami pastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa nahas tersebut," katanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya