Sempat Dibuka Menguat, IHSG Berbalik Melemah ke 6.337 di Awal Perdagangan

IHSG hari ini sempat dibuka menguat, namun berbalik melemah 0,41% akibat mayoritas sektor saham yang memerah di awal sesi perdagangan.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 11 Agustus 2026, 09:08 WIB
Karyawan memfoto layar pergerakan IHSG, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada sesi perdagangan saham Selasa (11/8/2026). Namun, penguatan tersebut tak berlangsung lama.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka menguat menjadi 6.383,81 dari penutupan perdagangan sebelumnya di level 6.265,37. Pada pukul 09.05 WIB, IHSG berbalik arah dengan melemah 0,41% menjadi 6.337,20.

Indeks saham LQ45 juga melemah 0,41% menjadi 631. Sebagian besar indeks saham acuan terbakar.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.388,81 dan level terendah 6.332,04.

Sebanyak 163 saham menguat, tetapi tak mampu mendorong IHSG. Selain itu, 324 saham melemah dan 204 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham mencapai 125.844 kali dengan volume perdagangan 2,6 miliar saham dan nilai transaksi harian sebesar Rp 778 miliar. Sementara itu, posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah berada di kisaran 17.785.

Mayoritas sektor saham terbakar, kecuali sektor transportasi yang menguat 1,96%. Sektor saham industri melemah paling tinggi dengan penurunan 1,49%, disusul sektor energi yang turun 1%. Sektor properti, teknologi, dan infrastruktur juga terpantau memerah.

Prediksi IHSG Hari Ini

Layar monitor menunjukkan pergerakan pasar saham di lantai Bursa Efek Indonesia menjelang aktivitas perdagangan, Jakarta. (BAY ISMOYO/AFP)

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat pada perdagangan saham Selasa, (11/8/2026). IHSG hari ini berpeluang naik ke 6.440-6.544. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG melemah 0,69% ke 6.365, dan disertai dengan munculnya tekanan jual pada perdagangan saham Senin, 10 Agustus 2026.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksono menuturkan, IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave v dari wave © dari wave [iv]. Ia mengatakan, hal itu berarti IHSG berpeluang menguat dengan target 6.440-6.544.

"Cermati kembali akan adanya potensi lanjutan koreksi dalam jangka pendek ke rentang 6.308-6.360,” ujar Herditya.

Ia mengatakan, IHSG akan berada di level support 6.319,6.201 dan level resistance 6.454,6.599 pada Selasa pekan ini.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan level resistance 6.320-6.600.

 

Rekomendasi Saham

Seorang pria melihat ponselnya di depan layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (BAY ISMOYO/AFP)

Untuk rekomendasi saham hari ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Merdeka Gold Resources Tbk (MDKA), dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI).

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

1.PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) - Buy on Weakness

Saham DSSA menguat 1,03% ke 985 dan masih didominasi oleh volume pembelian meskipun cenderung mengecil. “Kami memperkirakan, posisi DSSA saat ini berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C,” kata dia.

Buy on Weakness: 940-970

Target Price: 1.100, 1.195

Stoploss: below 905

 

2. PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA) - Buy on Weakness

Saham ESSA menguat 7,87% ke 685 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, tetapi penguatannya masih tertahan oleh MA200. “Kami perkirakan, posisi ESSA sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [b],” ujar dia.

Buy on Weakness: 650-680

Target Price: 700, 730

Stoploss: below 640

 

3.PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) - Trading Buy

Saham HRTA menguat 2,33% ke 2.200 dan masih didominasi oleh volume pembelian. “Saat ini, posisi HRTA diperkirakan berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c],” kata dia.

Trading Buy: 2.150-2.200

Target Price: 2.290, 2.380

Stoploss: below 2.080

 

4.PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) - Buy on Weakness

Saham WIFI terkoreksi 2,23% ke 1.975 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, tetapi koreksinya masih mampu tertahan MA20. “Kami memperkirakan, posisi WIFI saat ini berada pada bagian dari wave [v] dari wave C,” ujar Herditya.

Buy on Weakness: 1.945-1.965

Target Price: 2.130, 2.220

Stoploss: below 1.885

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya