Deretan 10 Saham Top Losers pada 3-7 Agustus 2026

Berikut 10 saham top losers saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melompat 2,78% pada 3-7 Agustus 2026.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 08 Agustus 2026, 19:25 WIB
Gerak saham di papan elektronik di Gedung BEI. (BAY ISMOYO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ke posisi 6.400 pada perdagangan saham 3-7 Agustus 2026. Di tengah kenaikan IHSG sepekan, sejumlah saham catat koreksi terbesar atau top losers.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (8/8/2026), IHSG naik 2,78% menjadi 6.409,65 dari pekan lalu di posisi 6.236,12. Kenaikan IHSG sepekan itu juga diikuti kapitalisasi pasar saham yang bertambah 2,64% menjadi Rp 11.212 triliun dari 10.923 triliun.

Adapun rata-rata volume transaksi harian mengalami kenaikan tertinggi sebesar 32,98% dari 30,04 miliar saham menjadi 39,95 miliar saham. Rata-rata frekuensi transaksi harian naik 27,62% menjadi 2,32 juta kali transaksi dari 1,82 juta kali transaksi pada pekan lalu.

Akan tetapi, rata-rata nilai transaksi harian turun 0,38% menjadi Rp 15,38 triliun dari pekan lalu Rp 15,44 triliun.

Selain itu, investor asing melakukan aksi beli saham mencapai Rp 695,17 miliar.

Di sisi lain, seluruh sektor saham melesat. Sektor saham basic materials mendaki 6,43%, dan catat kenaikan terbesar pada pekan ini. Sektor saham energi melambung 4,6%, sektor saham industri menanjak 1,82%, sektor saham consumer nonsiklikal menguat 3,32%.

Lalu sektor saham consumer siklikal bertambah 2,58%, sektor saham perawatan kesehatan mendaki 4,19%, sektor saham keuangan mendaki 0,58%. Lalu sektor saham properti dan real estate menguat 4,02%, sektor saham teknologi melompat 0,58%, sektor saham infrastruktur menanjak 2,01% dan sektor saham transportasi&logistik menguat 3,28%.

Di tengah kenaikan IHSG, ada 10 saham catat penurunan terbesar atau top losers selama sepekan. Berikut 10 saham top losers sepekan berdasarkan data BEI:

Top Losers Sepekan

Karyawan melintasi layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (Liputan6.com/Angga Yuniar)

1.PT Bach Multi Global Tbk (BACH)

Saham BACH  tergelincir 35,23% menjadi Rp 570 per saham dari pekan lalu Rp 880 per saham.

2.PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI)

Saham TCPI tergelincir 21,98% menjadi Rp 3.940 per saham dari periode sama tahun sebelumnya Rp 5.050 per saham.

3.PT Fortune Indonesia Tbk (FORU)

Saham FORU melemah 17,24% menjadi Rp 2.400 per saham dari pekan lalu Rp 2.900 per saham.

4.PT Multipolar Technolology Tbk (MLPT)

Saham MLPT merosot 16,10% menjadi Rp 1.615 per saham dari pekan lalu Rp 1.925 per saham.

5.PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA)

Saham MORA merosot 16% menjadi Rp 5.250 per saham dari pekan lalu Rp 6.250.

 

Top Losers Lainnya

Karyawan memfoto layar pergerakan IHSG, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

6.PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE)

Saham OMRE merosot 11,01% menjadi Rp 970 per saham dari pekan lalu Rp 1.090 per saham.

7.PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA)

Saham BUVA merosot 10,80% menjadi Rp 785 per saham dari pekan lalu Rp 880 per saham.

8.PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC)

Saham APIC melemah 10,61% menjadi Rp 590 per saham dari pekan lalu Rp 660 per saham.

9.PT Tira Austenite Tbk (TIRA)

Saham TIRA merosot 10,08% menjadi Rp 446 per saham dari pekan lalu Rp 496 per saham.

10.PT Hatten Bali Tbk (WINE)

Saham WINE melemah 9,27% menjadi Rp 137 per saham dari pekan lalu Rp 151 per saham.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya