Bos Prodia Diagnostic Line Ungkap Tujuan IPO, Bukan Sekadar Cari Dana

Direktur Utama Prodia Diagnostic Line menegaskan aksi IPO ini bukan sekadar mengejar dana segar, melainkan langkah strategis demi meningkatkan kualitas.

oleh Tira SantiaDiterbitkan 09 Juli 2026, 12:45 WIB
Direktur Utama PT Prodia Diagnostic Line Tbk Cristina Sandjaja dalam seremoni pencatatan perdana saham di BEI, pada Kamis (9/7/2026). (Liputan6.com/Tira)

Liputan6.com, Jakarta - Emiten yang bergerak di bidang pembuatan dan pengolahan alat kesehatan yang berkaitan dengan diagnosis medis, PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) baru saja mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (9/7/2026).

Pada hari pertama perdagangan, saham PRDL langsung mendapat respons positif dari investor. Berdasarkan data transaksi, saham PRDL diperdagangkan di level Rp 162 per saham, atau melonjak 35% dibandingkan harga penawaran perdana.

Direktur Utama PT Prodia Diagnostic Line Tbk Cristina Sandjaja, mengungkapkan tujuan utama perusahaan melantai di Bursa Efek Indonesia bukan semata-mata untuk memperoleh dana segar dari pasar modal.

Menurutnya, IPO merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas perusahaan melalui penerapan tata kelola yang lebih baik, transparansi, serta memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.

"Banyak yang bertanya kepada kami, mengapa repot-repot melakukan penawaran umum perdana (IPO) hanya untuk mendapatkan sedikit hasil IPO. Bagi kami di Prodia, melakukan IPO bukan hanya tonggak finansial. Melakukan IPO adalah langkah selanjutnya untuk meningkatkan kualitas perusahaan kami," kata Cristina dalam IPO PRDL di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (9/7/2026).

Ia menambahkan, pencatatan saham perdana menandai dimulainya babak baru bagi Prodia Diagnostic Line sebagai perusahaan terbuka yang berkomitmen menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemegang saham.

"Kami tetap berkomitmen penuh untuk memberikan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham baru kami, sambil tetap menjunjung tinggi standar tata kelola perusahaan tertinggi," ujarnya.

 

Prodia Miliki Kesempatan untuk Perkuat Kapasitas Usaha

PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) melaksanakan seremoni pencatatan perdana saham di BEI pada Kamis (9/7/2026). (Liputan6.com/Tira)

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Saidu Solihin, mengatakan dengan menjadi perusahaan tercatat, Prodia Diagnostic Line Tbk memiliki kesempatan untuk memperkuat kapasitas usaha melalui akses pendanaan yang lebih luas, sekaligus meningkatkan penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

"Kami berharap momentum ini menjadi langkah awal bagi perusahaan untuk terus menciptakan nilai tambah bagi seluruh pembangun saham, menjaga kepercayaan investor, dan pada akhirnya tumbuh secara berkelanjutan," ujarnya.

Lebih lanjut, Saidu menyampaikan Bursa Efek Indonesia senantiasa berkomitmen menjaga ekosistem pasar modal yang dihuni oleh emiten-emiten yang berkualitas.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya