Harga Emas Antam 8 Juli 2026 Merosot Rp 15.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Berikut daftar lengkap harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Rabu, (8/7/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 08 Juli 2026, 09:42 WIB
Pramuniaga menunjukkan emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) Tbk di sebuah gerai emas, Jakarta. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Rabu (8/7/2026) kembali merosot. Laman Logam Mulia mencatat harga emas Antam hari ini susut Rp 14.000.

 Dengan demikian, harga emas Antam dibanderol menjadi Rp 2.641.000 per gram. Perdagangan kemarin, harga emas Antam ditetapkan Rp 2.655.000 per gram. Selama dua hari ini, harga emas Antam sudah turun Rp 29.000.

Penurunan ini juga diikuti oleh harga buyback (beli kembali) emas Antam yang terpangkas Rp 21.000, sehingga hari ini dibanderol di level Rp 2.393.000 per gram. Sebagai informasi, harga buyback merupakan harga yang berlaku jika pemilik emas ingin menjual kembali logam mulianya kepada Antam.

Sebagai catatan historis, harga emas antam pernah mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis, 29 Januari 2026, yakni menembus Rp 3.168.000 per gram dengan harga buyback di level Rp 2.989.000 per gram.

Informasi mengenai harga emas Antam ini bersumber langsung dari situs resmi Logam Mulia, unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk, sehingga data yang disajikan memiliki tingkat akurasi dan kredibilitas yang tinggi bagi masyarakat.

Berikut adalah daftar harga emas Antam terbaru berdasarkan lokasi Butik Emas Gedung Antam:

  • Emas 0,5 gram: Rp 1.370.500
  • Emas 1 gram: Rp 2.641.000
  • Emas 2 gram: Rp 5.232.000
  • Emas 3 gram: Rp 7.830.000
  • Emas 5 gram: Rp 13.020.000
  • Emas 10 gram: Rp 25.960.000
  • Emas 25 gram: Rp 64.735.000
  • Emas 50 gram: Rp 129.305.000
  • Emas 100 gram: Rp 258.460.000
  • Emas 250 gram: Rp 645.840.000
  • Emas 500 gram: Rp 1.291.400.000
  • Emas 1.000 gram: Rp 2.581.600.000.

Harga Emas Dunia

Ilustrasi harga emas dunia hari ini (Foto By AI)

Sebelumnya, harga emas dunia melemah pada Selasa, 7 Juli 2026 (Rabu pagi Jakarta). Koreksi harga emas dunia terjadi seiring investor memantau meningkatnya konflik di Timur Tengah yang mendorong harga minyak naik. Selain itu, investor juga bersiap untuk risalah pertemuan the Federal Reserve (the Fed) Juni untuk mengetahui panduan mengenai prospek kebijakan moneter.

Mengutip CNBC, Rabu, (8/7/2026), harga emas spot turun 0,6% menjadi US$ 4.141,16 per ons. Sementara itu, kontrak berjangka emas untuk pengiriman Agustus melemah 0,2% menjadI US$ 4.157,40.

Emas batangan mencapai level tertinggi dalam dua minggu pada Senin pekan ini karena data pekerjaan Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan pekan lalu mendorong pasar mengurangi harapan kenaikan suku bunga jangka pendek.

“Namun, saya pikir kenyataan mulai terungkap the Fed masih sangat fokus pada pengendalian inflasi, jadi suku bunga yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama tampaknya menjadi jalur the Fed yang paling mungkin,” ujar Vice President dan Senior Metals Strategist Zaner Metals, Peter Grant.

Pelaku pasar memprediksi peluang kenaikan suku bunga sebesar 60% pada September, menurut CME FedWatch Tool.

 

Sentimen Harga Emas Lainnya

Ilustrasi harga emas dunia (Foto By AI)

Perhatian kini beralih ke notulen rapat Fed, yang dijadwalkan akan dirilis pada Rabu. Di Timur Tengah, dua kapal tanker dihantam di Selat Hormuz, dan Iran mengatakan tidak akan ada lagi pembicaraan damai kecuali Presiden AS Donald Trump menghentikan ancamannya yang berulang kali untuk memulai kembali perang. Harga minyak sedikit naik setelah berita tersebut.

Emas seringkali berada di bawah tekanan ketika kekhawatiran inflasi membuat suku bunga tetap tinggi, mengurangi daya tarik aset yang tidak menghasilkan imbal hasil seperti emas batangan.

Sementara itu, bank sentral China mempertahankan pembelian emas selama 20 bulan berturut-turut. Cadangan emas China mencapai 75,44 juta troy ons murni pada akhir Juni, naik dari 74,96 juta pada bulan sebelumnya.

Hong Kong meluncurkan sistem kliring pusat untuk emas pada Selasa dan juga menghidupkan kembali perdagangan berjangka emas karena berupaya menjadi pusat cadangan regional untuk logam mulia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya