Liputan6.com, Jakarta - Jika waktu liburan sekolah hanya tersisa dalam waktu singkat, tak ada salahnya mengisinya dengan staycation. Sebuah hotel di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, menyediakan berbagai fasilitas sebagai opsi tempat menginap yang menyenangkan bersama keluarga.
Dinamai Mercure Jakarta Grogol, hotel bintang empat yang berlokasi tak jauh dari Stasiun Pesing itu mengusung nuansa Betawi dalam desain interior dan pelayanannnya. Saat Lifestyle Liputan6.com menyambangi, awal Mei 2026, tamu langsung disambut dengan motif gigi balang yang bermakna bahwa hidup harus jujur, rajin, bener, ulet, dan sabar.
Advertisement
Di area lobi, mural bergambar ikon-ikon Jakarta, seperti Monas, ondel-ondel, hingga gedung DPR, dipajang apik sebagai latar area resepsionis. Nuansa Betawi juga masuk hingga ke kamar tamu lewat penyediaan kembang goyang sebagai camilan di dalam kamar tipe tertentu.
"Kami berharap ini mencerminkan Jakarta yang begitu dinamis dan juga hangat dan colorful," kata General Manager Mercure Jakarta Grogol, Friendy I Rares, beberapa waktu lalu.
Hotel yang diresmikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung itu mengedepankan fasilitas wellness. Selain gym dan kolam renang, tersedia pula sauna dan ice bath yang bisa diakses pengunjung hingga pukul 20.00 WIB. Fasilitas ice bath itu terinspirasi dari rutinitas sang pemilik hotel.
"Saya ini sebenarnya juga suka olahraga. Dalam umur saya yang lebih dari 60 (tahun), saya masih kuat sepedaan dari Jakarta ke Lombok. 1.500 km," kata Hartono Sundoro Hosea, President Director, PT Sunindo Indah Hotel, pemilik hotel tersebut.
Karena rutinitas olahraganya, Hartono juga terbiasa memakai ice bath untuk memulihkan kondisinya. "Walau cuma 10 menit, itu sudah cukup membalikkan otot (ke semula)," kata dia.
Pilihan Tipe Kamar
Terkait kamar, hotel tersebut menyediakan 95 kamar dengan lima tipe berbeda. Yang paling dasar adalah klasik dan priviledge yang memiliki ukuran layout yang sama. Luasnya 28 meter persegi, lebih luas dari rata-rata kamar standar. Di dalamnya dilengkapi dengan smart tv layar datar 43 inci, pemanas air, dan kamar mandi yang cukup luas.
"Di kamar priviledge, bapak/ibu semuanya akan merasakan bathroom amenities dan juga kamar amenities yang lebih lengkap daripada kamar klasik," kata Friendy.
Berikutnya adalah Priviledge Luxe yang memiliki luas kamar 42 m2. Tipe kamar ini memiliki ruang tamu terpisah yang bisa menampung dua orang dewasa dan seorang anak.
Tipe kamar keempat dinamai Suite yang juga memiliki luas 42 m2. Perbedaannya adalah semua kamar suite sudah dilengkapi dengan kitchen set kecil. Terdapat microwave, kompor induksi, dan bak cuci piring di ruang dapur kecil.
"Jadi untuk tamu dengan long stay ataupun dengan keluarga, ini sangat cocok karena di dalam kamar sudah kita lengkapi," ujarnya.
Kamar Keluarga
Tipe teratas adalah family room alias kamar keluarga, sekaligus menjadi yang terluas di antara tipe kamar lainnya, 56 m2. Terdapat dua kamar tidur di dalamnya, satu untuk bed tipe king size dan satu lagi untuk twin size.
Terdapat pula living room dan dapur kecil di dalamnya yanng dilengkapi dengan kulkas kecil dan peralatan masak esensial. "Kalau nginap dengan keluarga, ini sangat coock," katanya.
Pihak hotel juga menyiapkan beragam aktivitas untuk anak selama menginap di akhir pekan. Dengan begitu, orangtua memiliki sedikit me-time saat staycation.
"Kita punya swimming pool dengan panjang 19 meter dan juga sudah termasuk dengan Kids' Swimming Pool," imbuh Friendy terkait fasilitas lain untuk tamu anak di hotel tersebut.
Seluruh kamar juga sudah dilengkapi dengan sensor gerak untuk mengefisiensikan penggunaan energi di dalam kamar. " Jadi, ketika tidak ada orang di kamar, dia akan shut down semuanya, termasuk dengan air conditioning."
Tren Staycation Masyarakat Indonesia
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut konsumsi rumah tangga masih menjadi penyumbang utama terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2024. Tercatat Pertumbuhan ekonomi kuartal III-2024 adalah 4,95 persen.
"Komponen pengeluaran yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB adalah konsumsi rumah tangga dengan kontribusi sebesar 53,08 persen, komponen ini tumbuh sebesar 4,91 persen," kata Plt. Kepala Badan Pusat Statistik Amalia A Widyasanti, dalam konferensi pers BPS pengumuman Pertumbuhan ekonomi triwulan III-2024, Senin (5/11/2024).
Pertumbuhan konsumsi rumah tangga tertinggi pada konsumsi untuk restoran dan hotel. Hal ini tercermin dari peningkatan Tingkat Penghunian Kamar Hotel (TPKH) dan perjalanan wisatawan nusantara.
Kemudian, dari komponen transportasi dan komunikasinya juga tumbuh tinggi, yang tercermin dari peningkatan penjualan sepeda motor dan penumpang angkutan rel, laut, dan udara.
Menurut Amalia, pertumbuhan sisi konsumsi rumah tangga tersebut menunjukkan bahwa masih terjaganya tingkat konsumsi masyarakat.