Liputan6.com, Jakarta - Beberapa waktu terakhir masyarakat diriuhkan dengan pemadaman listrik bergilir pada sebagian besar Pulau Jawa. Menteri ESDM RI, Bahlil Lahadalia menyatakan pemadaman listrik berkaitan dengan berkurangnya pasokan batu bara medium sehingga pembangkit listrik tidak bisa berfungsi optimal. Sementara pihak internal PLN menyatakan bahwa pemadaman listrik bergilir di Jawa dikarenakan dua pembangkit listrik milik mitra mengalami gangguan teknis. Di luar dua penyebab pemadaman listrik bergilir, masyarakat pun kalang kabut karena aktivitas bisnis maupun rumah tangga terganggu. Hal sedemikian rupa pernah dialami masyarakat Desa Bojong, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat yang mengalami keterbatasan akses listrik.
Mempertimbangkan faktor geografis Desa Bojong yang merupakan wilayah perbukitan dan masih relatif terpencil, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli menyalurkan bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 17,4 kWp yang dilengkapi Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 43,2 kWh. PLTS ini diharapkan dapat memperluas akses energi bersih sekaligus meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat di wilayah yang masih memiliki keterbatasan pasokan listrik.
Advertisement
“Sebelum ada PLTS memang sering ada kendala seperti mati listrik. Sekarang alhamdulillah dengan ini (PLTS dari BRI Peduli, red) sudah sangat terbantu,” ungkap Kepala Desa Bojong, Apad Sutisna, dikutip dari Instagram resmi @bankbri_id pada Sabtu (4/7/2026).
Dukung Produktivitas Warga
Keberadaan PLTS membuat masyarakat Desa Bojong saat ini mendapatkan akses listrik yang lebih berkelanjutan untuk mendukung aktivitas pada malam hari sekaligus meningkatkan produktivitas usaha. Selain menerangi lingkungan permukiman dan fasilitas umum, pasokan listrik dari PLTS juga dimanfaatkan untuk mendukung operasional usaha warga yang membutuhkan ketersediaan energi secara berkesinambungan.
“Dulu karena keterbatasan listrik, usaha (ternak ayam, red) kami tidak maksimal. Setelah adanya PLTS BRI Peduli, usaha kami semakin lancar. Terima kasih kepada BRI Peduli atas bantuannya kepada BUMDes Bojong,” tutur Agus, peternak ayam asal Desa Bojong sekaligus penerima manfaat PLTS BRI Peduli.
Lebih lanjut, Kepala Desa Bojong Apad Sutisna menyatakan bahwa keberadaan PLTS juga membangkitkan optimisme masyarakat terhadap masa depan desanya.
"Warga melihat bahwa desa kami tidak lagi tertinggal dan mendapat perhatian nyata. Kehadiran PLTS bukan hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka," jelasnya.
Kehadiran program BRI Peduli merupakan kehadiran BRI yang tidak berhenti pada layanan perbankan, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat, khususnya di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses.