Enam Komponen Mobil Ini Paling Menderita Saat Musim Pancaroba

Perubahan suhu dan tingkat kelembapan yang tinggi membuat beberapa komponen kendaraan bekerja lebih berat dari biasanya.

oleh M. Ridwan MaulanaDiterbitkan 03 Juli 2026, 12:26 WIB
cuaca Solusi Masalah Komponen Mobil Saat Musim Pancaroba. (ist)

Liputan6.com, Jakarta - Musim pancaroba menjadi tantangan tersendiri bagi para pemilik kendaraan. Perubahan cuaca yang terjadi secara ekstrem, mulai dari panas terik di pagi hingga hujan deras pada sore hari, dapat mempercepat kerusakan sejumlah komponen mobil jika tidak diantisipasi.

Perubahan suhu dan tingkat kelembapan yang tinggi membuat beberapa bagian kendaraan bekerja lebih berat dari biasanya.

Jika dibiarkan tanpa perawatan rutin, kondisi tersebut berpotensi menurunkan performa mobil hingga mengganggu keselamatan berkendara.

Mengutip laman resmi Hyundai, setidaknya ada enam komponen mobil yang paling rentan mengalami masalah selama musim pancaroba. Berikut penjelasannya.

1. Kaca Mobil Berjamur dan Muncul Water Spot

Kaca mobil menjadi salah satu bagian yang paling mudah terdampak perubahan cuaca. Debu dan polusi yang menempel pada permukaan kaca akan bercampur dengan air hujan.

Ketika mengering, sisa mineral akan meninggalkan noda atau water spot yang sulit dibersihkan.

Jika dibiarkan terlalu lama, jamur kaca dapat mengurangi visibilitas, terutama saat berkendara pada malam hari atau ketika hujan turun.

Solusi:

- Segera cuci mobil setelah terkena hujan

- Bersihkan noda air secara rutin

- Gunakan pelapis kaca atau cairan anti-hujan (rain repellent) untuk membantu menjaga visibilitas.

2. Karet Wiper Menjadi Getas

Paparan sinar matahari secara terus-menerus membuat karet wiper kehilangan elastisitasnya.

Saat hujan turun, wiper yang sudah mengeras tidak mampu menyapu air secara optimal sehingga meninggalkan garis-garis air dan suara berdecit.

Kondisi tersebut dapat mengurangi jarak pandang pengemudi saat berkendara di tengah hujan.

Solusi:

- Bersihkan karet wiper secara berkala

- Usahakan memarkir kendaraan di tempat yang teduh.

- Ganti wiper setiap enam hingga 12 bulan, tergantung kondisi pemakaian.

3. Tekanan Ban Berubah, Risiko Aquaplaning Meningkat

Perubahan suhu udara juga memengaruhi tekanan angin ban. Jika tekanan ban tidak sesuai standar dan tapak ban sudah mulai aus, risiko terjadinya aquaplaning akan meningkat.

Aquaplaning merupakan kondisi ketika ban kehilangan cengkeraman akibat adanya lapisan air di permukaan jalan sehingga kendaraan bisa sulit dikendalikan.

Solusi:

- Periksa tekanan ban secara rutin sesuai rekomendasi pabrikan

- Pastikan kedalaman alur tapak ban masih layak digunakan

- Kurangi kecepatan saat melintasi jalan yang tergenang air.

4. Sistem Pendingin Mesin Bekerja Lebih Berat

Cuaca panas membuat radiator dan cairan pendingin bekerja ekstra untuk menjaga suhu mesin tetap ideal.

Apabila volume atau kualitas cairan pendingin menurun, risiko mesin mengalami overheat akan semakin besar, terutama saat kendaraan terjebak kemacetan.

Solusi:

- Periksa volume cairan pendingin secara berkala

- Gunakan coolant sesuai rekomendasi pabrikan

- Lakukan servis sistem pendingin sesuai jadwal perawatan berkala.

5. Filter AC dan Evaporator Mudah Lembap

Tingginya tingkat kelembapan selama musim pancaroba membuat bakteri dan jamur lebih mudah berkembang pada filter kabin maupun evaporator AC.

Gejala yang paling umum adalah munculnya bau apek saat AC dinyalakan serta hembusan udara yang terasa kurang maksimal.

Solusi:

- Ganti filter kabin secara berkala

- Bersihkan evaporator saat servis

- Jaga kebersihan interior kendaraan agar debu tidak menumpuk.

6. Cat dan Kolong Mobil Rentan Berkarat

Air hujan yang mengandung polutan dapat merusak lapisan cat apabila dibiarkan mengering terlalu lama.

Sementara itu, lumpur dan pasir yang menempel pada kolong mobil mampu menahan kelembapan sehingga mempercepat proses korosi pada komponen berbahan logam.

Solusi:

- Segera cuci mobil setelah terkena hujan

- Bersihkan bagian kolong mobil secara rutin

- Gunakan wax atau pelapis cat untuk memberikan perlindungan tambahan.

 

Lakukan Perawatan Rutin Sebelum Kerusakan Semakin Parah

Sebagian besar masalah pada mobil selama musim pancaroba sebenarnya dapat dicegah melalui perawatan dan pemeriksaan berkala.

Mulai dari kondisi wiper, tekanan ban, sistem pendingin mesin, filter AC, hingga kebersihan kolong mobil sebaiknya tidak luput dari perhatian.

Pemeriksaan rutin tidak hanya membantu menjaga performa kendaraan tetap optimal, tetapi juga meningkatkan keamanan dan kenyamanan selama berkendara di tengah cuaca yang sulit diprediksi.

Untuk memastikan seluruh komponen tetap dalam kondisi prima, pemilik kendaraan juga dapat memanfaatkan layanan booking servis di bengkel resmi Hyundai sesuai jadwal perawatan yang direkomendasikan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya