Mata Uang Virtual Bakal Makin Tak Laku

internet terus menyambut kehadiran berbagai mata uang virtual lainnya. Tetapi bagaimana nasib mata uang virtual di 2014?.

oleh Siska Amelie F Deil diperbarui 30 Jan 2014, 06:36 WIB
Ketenaran mata uang virtual mulai mencuat ke permukaan saat nilai tukar bitcoin berhasil menembus level US$ 1.000. Sejak saat itu, internet terus menyambut kehadiran berbagai mata uang virtual lainnya. Tetapi bagaimana nasib mata uang virtual di 2014?.

Seperti dikutip dari The Richest, Kamis (30/1/2014) terdapat banyak mata uang seperti Ripple, Dogecoin, Litecoin dan bahkan Namecoin memasuki pasar keuangan online. Generasi mata uang virtual tersebut dibangun dari crypto grafis yang membuatnya jauh lebih aman daripada mata uang biasa.

Meski tak berlisensi, tak banyak pengguna dan investor yang mengkhawatirkan adanya kerugian karena berurusan dengan bitcoin dan mata uang virtual lain.

Hingga saat ini, terdapat 60 mata uang crypto dengan tipe yang berbeda dan diperdagangkan secara online. Sayangnya banyak analisis yang memprediksi jumlah justru semakin berkurang pada akhir 2014 nanti.

Kondisi itu muncul karena transaksi bitcoin dan berbagai mata uang lainnya tidak memiliki payung hukun sebagai tempat bernaung.

Bahkan pihak berwenang diperkirakan akan mengambil alih pengelolaan sejumlah mata uang virtual guna menekan dampaknya terhadap dunia perekonomian yang nyata.(Sis/Nrm)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya