Setelah 20 Tahun Jualan, Ford Sukses di Malaysia

Produsen mobil Ford sukses menjual 10.660 unit di Malaysia setelah 20 tahun berjualan. Terjadi lonjakan penjualan hingga 50 persen. Kenapa?

oleh Vincent Hakim RoosadhyDiterbitkan 24 Januari 2014, 08:03 WIB
Tahun 2013 terasa paling bersinar bagi Ford. Bagaimana tidak, penjualan produknya di Malaysia melonjak naik hingga 50 persen. Peningkatan ini menjadi catatan prestasi tersendiri setelah 20 tahun Ford memasarkan produknya di negeri di kawasan Semenanjung Malaya ini.

Hingga akhir 2013 produsen mobil Amerika Serikat itu telah menjual 10.660 unit. Peningkatan penjualan Ford ini sangat terbantu dengan gandrungnya masyarakat Malaysia pada Ford Ranger truk pick-up yang baru. Selama tahun lalu, sebanyak 5.761 unit Ford Ranger pick-up laku terjual.

Setelah Ford Ranger pick-up, posisi penjualan mobil keluaran pabrik otomotif yang berdiri sejak 1903 itu diduduki Fiesta dan Focus dengan masing-masing terjual 2.510 dan 1.605 unit. Sementara itu, kehadiran mobil jenis Sport Utility Vehicle (SUV) Kuga dengan mesin EcoBoost 1.6 liter kian menambah cemerlangnya pemasaran pabrik otomotif yang didirikan Henry Ford itu.  

Tahun ini, seperti diberitakan laman star-motoring.com Kamis (23/1/2014) Ford meluncurkan Fiesta EcoBoost 1.0 liter untuk pasar Malaysia serta sekaligus memperkenalkan EcoSport SUV perkotaan. Pada kuartal pertama, Ford juga akan memulai perakitan lokal untuk kendaraan kelas komersial ringan.

Kesuksesan Ford akan diikuti dengan perluasan jaringan dengan pelayanan fasilitas secara cepat. Seperti di antaranya pelayanan pemeliharaan rutin, perbaikan ringan penggantian filter, oli, sistem rem, ban, tune-up, dll.

"Keberhasilan kami mentransformasikan produk secara berkelanjutan mendorong momentum kami di Malaysia, sekaligus memperkenalkan produk utama kendaraan Ford global yang menawarkan kombinasi terbaik di kelasnya dari sisi teknologi pintar, keamanan, bahan bakar ekonomis, kualitas, performa dan nilai uang," ungkap managing director Ford Malaysia dan Asia Pasifik David Westerman.


Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya