Deretan 10 Saham Top Losers Sepekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 2,8% menjadi 6.177 pada 15-19 Juni 2026.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 20 Juni 2026, 20:45 WIB
Karyawan melintasi layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada perdagangan saham 15-19 Juni 2026. Namun, di tengah kenaikan IHSG, ada sejumlah saham yang alami koreksi terbesar atau top losers.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu, (20/6/2026), IHSG naik 2,82% menjadi 6.177,13 dari pekan lalu di 6.007,65.

Selain itu, kapitalisasi pasar BEI juga melonjak 2,51% menjadi Rp 10.788 triliun dari pekan lalu di Rp 10.524 triliun.

Di sisi lain, rata-rata nilai transaksi harian susut 1,02% menjadi Rp 24,81 triliun dari pekan lalu Rp 25,06 triliun. Rata-rata volume transaksi harian BEI terpangkas 5,83% menjadi 34,03 miliar saham dari 36,14 miliar saham. Rata-rata frekuensi transaksi harian BEI juga turun 10,33% menjadi 2,25 juta kali transaksi dari 2,51 juta kali transaksi.

Selama sepekan, investor asing melepas saham Rp 904,07 miliar. Aksi jual saham ini lebih rendah dibandingkan pekan lalu Rp 5,98 triliun.

Pada pekan ini, saham PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) memimpin koreksi di antara saham yang masuk top losers. Saham MLPT turun 19,18% menjadi Rp 16.325 per saham dari pekan lalu Rp 20.200 per saham.

Disusul saham PT Bank Permata Tbk (BNLI) turun 16,15% menjadi Rp 2.700 per saham dari pekan lalu Rp 3.220 per saham.

Selanjutnya saham PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) merosot 15,86% menjadi Rp 7.825 per saham dari pekan lalu Rp 9.300 per saham.

Berikut 10 saham yang masuk top losers sepekan berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI):

Top Losers Sepekan

Pengunjung melintas di dekat monitor perkembangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

1.PT Multipolar Technology Tbk (MLPT)

Saham MLPT turun 19,18% menjadi Rp 16.325 per saham dari pekan lalu Rp 20.200 per saham.

2.PT Bank Permata Tbk (BNLI)

Saham BNLI turun 16,15% menjadi Rp 2.700 per saham dari pekan lalu Rp 3.220 per saham.

3.PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI)

Saham TCPI turun 15,86% menjadi Rp 7.825 per saham dari pekan lalu Rp 9.300 per saham.

4.PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN)

Saham TRIN turun 14,04% menjadi Rp 392 per saham dari pekan lalu Rp 456 per saham.

5.PT Asia Pramulia Tbk (ASPR)

Saham ASPR turun 12,50% menjadi Rp 189 per saham dari pekan lalu Rp 216 per saham.

 

Saham Top Losers Lainnya

Layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

6.PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO)

Saham TMPO turun 12,31% menjadi Rp 114 per saham dari pekan lalu Rp 130 per saham.

7.PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON)

Saham GHOn turun 11,69% menjadi Rp 1.700 per saham dari pekan lalu Rp 1.925 per saham.

8.PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE)

Saham RISE turun 11,34% menjadi Rp 1.055 per saham dari pekan lalu Rp 1.190 per saham.

9.PT Satu Visi Putra Tbk (VISI)

Saham VISI turun 11,02% menjadi Rp 1.050 per saham dari pekan lalu Rp 1.180 per saham.

10.PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)

Saham TLKM turun 9,79% menjadi Rp 2.580 per saham dari pekan lalu Rp 2.860 per saham.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya