Teknologi Augmented Reality Siap Invasi Industri Game

Teknologi ini sempat diperkenalkan pada publik di ajang CES 2013 awal tahun ini yang dikembangkan Oculust VR

oleh Adhi Maulana diperbarui 24 Des 2013, 10:15 WIB

Dirilisnya PlayStation 4 (PS4) dan Xbox One memang menjadi momentum kebangkitan platform konsol di industri game dunia. Setelah mati suri selama hampir sewindu sejak era PS3 dan Xbox 360, kini platform konsol kembali bergelora.

Namun ditahun 2014 mendatang, diperkirakan bukan saja platform konsol yang akan menjadi tren di industri game. Ada sebuah inovasi mutakhir yang diyakini akan menjadi sebuah tren dan inovasi baru di industri game.

Salah satunya yang sudah mulai dikenal oleh orang banyak adalah penggunaan teknologi Augmented Reality dalam memperkaya pengalaman gameplay pengguna.

Teknologi Augmented Reality (AR) sebenarnya memang bukan inovasi baru dijagat teknologi. Teknologi ini sempat diperkenalkan pada publik di ajang CES 2013 awal tahun ini yang dikembangkan Oculust VR. Mereka menciptakan sebuah perangkat headset virtual reality bernama 'Oculus Rift' yang dapat terkoneksi dengan konsol game, PC, atau bahkan perangkat mobile.

Foto dok. Liputan6.com


Meski belum secara resmi dikomersilkan, namun menurut yang dilansir laman Venture Beat, hingga kini sudah ada sekitar 10 ribu unit Oculus Rift yang beredar di antara para developer game. Ini artinya ada banyak developer game yang bekerja menciptakan sesuatu yang menakjubkan untuk diaplikasikan pada Oculus Rift nantinya.

Kehadiran Oculus Rift secara massal di pasar konsumen tentunya sangat dinantikan oleh banyak gamer. Dan hal tersebut diyakini akan segera terwujud.

Sebab, saat memulai pemasaran dan promosi di situs Kickstarter awal tahun 2013 ini, pihak Oculus VR hanya memasang target investasi sebesar USD 250 ribu untuk memulai proses produksi massal. Namun ternyata banyak sekali gamer dan developer yang tertarik dan menanamkan investasi pada perangkat vitual reality ini. Dana yang terkumpul pun kini telah mecapai 10 kali lipat dari yang ditargetkan, yaitu sekitar USD 2,5 juta. (dhi)

Baca juga:
Microsoft Kembangkan Kacamata Augmented Reality Khusus Gaming
Aplikasi Nokia Dengan Augmented Reality Cocok Bagi Pencari Kerja

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya