Anas Urbaningrum Usul SBY Jadi Cawapres 2014

Anas Urbaningrum mengaku usulannya ini bukan untuk merendahkan SBY, melainkan sebagai usulan yang rasional.

oleh Eko Huda Setyawan diperbarui 04 Des 2013, 19:22 WIB
Anas Urbaningrum mengusulkan agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono maju sebagai calon wakil presiden dari Partai Demokrat dalam Pemilu 2014. Mantan Ketua Umum Demokrat itu membahas usulannya itu panjang lebar dalam akun twitter-nya.

"Tuips, ada banyak yg tanya mengapa saya usul Pak SBY mempertimbangkan maju sbg cawapres PD," tulis Anas dalam akun twitter-nya dengan diakhiri #cawapressby, Rabu (4/12/2013).

Menurut Anas, usulan itu bukanlah sindiran untuk SBY dan Demokrat yang tengah melakukan konvensi untuk menjaring calon presiden. Kata dia, ini usulan rasional. "Apakah itu serangan politik? Tentu saja bukan! Ini saran politik yg perlu dipertimbangkan," lanjut dia.

Dia menambahkan, usul itu juga bukan bermaksud merendahkan SBY. Sebab, panggilan tugas dan peran tidak ada yang rendah nilainya. "Apakah Pak SBY bisa terima? Saya tidak tahu. Yg bisa jawab beliau sendiri."

"Yg jelas Pak SBY pernah membangun preseden "pengorbanan", yakni ketika bersedia mjd Ketum PD di KLB Bali," sambung Anas.

Menurut Anas, dalam Kongres Luar Biasa Demokrat di Bali yang lalu itu, Gede Pasek Suardika mengusulkan agar SBY jadi Ketua Umum. Namun, banyak elite Demokrat yang menolak. Anas menyebut nama Sutan Bhatoegana dan Ruhut Sitompul sebagai elite Demokrat yang mencaci usulan Pasek.

Tetapi, SBY rupanya punya pertimbangan sendiri. Pasek dipanggil dan ditanya soal usulannya itu. Dan Pasek pun bisa menjelaskan dengan baik usulannya itu. Dan usulan Pasek dinilai punya argumentasi kuat.

SBY kemudian mengumpulkan Ketua DPD Demokrat se-Indonesia di Cikeas untuk minta pandangan atau dukungan. "Ringkas cerita, Pak SBY bersedia "berkorban" untuk mjd Ketum PD, meskipun kesannya turun pangkat," kata dia.

"Pak SBY terpanggil untuk bersedia mjd Ketum PD agar keutuhan partai terjaga dan segera naik lagi elektabilitasnya," lanjut Anas.

Menurut Anas, usulan SBY maju sebagai cawapres semakin relevan karena konvensi capres yang yang diikuti oleh 11 peserta tidak mampu meningkatkan elektabilitas Demokrat. Bahkan Anas menyebut pemberitaan soal Ruhut jauh lebih menonjol daripada konvensi.

Sehingga, harapan satu-satunya bagi Demokrat ada pada SBY. "Kartu truf itu adalah Pak SBY. Tokoh utama PD, Presiden dan sekaligus Ketum PD. Meski sebening dulu, citranya msh OK. Tidak ada tokoh PD yg dalam hal segalanya sebanding dengan Pak SBY. Satu2nya matahari Demokrat," tulis Anas

"Karena itulah, jika PD nanti ajukan Pak SBY sbg cawapres, ini adalah pilihan yg sangat rasional," tulis Anas. Jika SBY jadi cawapres, Anas yakin banyak capres yang tertarik bahkan memburu untuk berpasangan dalam Pilpres 2014. (Eks/Yus)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya