Diduga Terlibat, Adik Kandung Maria Pauline Ditahan

Jane Iriani Lumowa yang ditangkap polisi di rumahnya itu kini ditahan di Mabes Polri, Jaksel. Sejauh ini, Polri sudah menahan 11 orang yang diduga terlibat pembobolan. Maria Pauline masih diburu polisi.

oleh Liputan6Diterbitkan 21 November 2003, 23:34 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Markas Besar Polri kembali menetapkan tersangka baru kasus pembobolan Rp 1,7 triliun di Bank Negara Indonesia cabang Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Tersangka baru itu adalah Jane Iriani Lumowa, Direktur Utama PT Sagaret. Adik kandung tersangka otak pembobolan Maria Pauline Lumowa yang masih buron itu kini ditahan di Mabes Polri. "Sekarang akan dikeluarkan surat perintah penahanan [Jane] sampai dengan waktu 1X24 jam," kata Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri Komisaris Jenderal Polisi Erwin Mapasseng di Jakarta, Jumat (21/11).

Erwin menegaskan, Jane ditangkap karena dianggap ikut terlibat. Ia dicokok di rumahnya, Kamis kemarin. Erwin tak merinci alamat rumah Jane. Yang pasti, kata Erwin, penangkapan dilakukan setelah polisi mengembangkan pemeriksaan dan mengarah pada keterlibatan Jane. Dengan tertangkapnya Jane, berarti Polri sudah menahan 11 orang yang diduga terlibat pembobolan BNI. Sebelumnya, polisi juga telah menciduk Adrian Woworuntu [baca: Lagi, Seorang Tersangka Kasus BNI Ditangkap].

Berdasarkan data yang dihimpun Liputan6.com, polisi juga tengah memeriksa PT Sagaret yang dipimpin Jane. Polisi akan memeriksa sejauh mana perusahaan tersebut menerima dana hasil membobol BNI. Diduga ada sebagian aliran dana yang masuk ke perusahaan tersebut. Erwin mengatakan, sejauh ini Polri masih terus memburu Maria Pauline yang sudah di luar negeri.(DEN/Yudhi Wibowo)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya