Menjaga Ekosistem Sepak Bola Putri Demi Munculnya Talenta Baru

Sepak bola putri di Indonesia semakin disukai. Banyak talenta baru yang bermunculan seiring rutinnya kompetisi usia dini.

oleh ThomasDiterbitkan 03 Mei 2026, 22:11 WIB
Keseruan kompetisi sepak bola putri di Bekasi

Liputan6.com, Jakarta - Sepak bola putri di Indonesia semakin berkembang. Pembinaan usia dini yang dilakukan di berbagai kota mulai terlihat hasilnya. Semakin banyak pemain bola putri bermunculan.

Hal ini terlihat dari bertambahnya jumlah peserta di kompetisi sepak bola putri MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bekasi Seri 2 2025 - 2026 yang digelar di Bekasi International Soccer Field dan Lap. Yonif 202 Tajimalela pada 28 April hingga 3 Mei 2026.

Jumlah peserta seri 2 mencapai 1.164 peserta dari 76 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Sementara, pada Seri 1, jumlah peserta berjumlah 1.036 peserta dari 67 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) pada Seri 1.

Meningkatnya peserta juga membuat jumlah tim bertambah, dari 92 tim pada Seri 1 menjadi 105 tim yang terdiri dari 31 tim KU 10 dan 74 tim KU 12 pada Seri 2 kali ini.

Deputy Program Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation, Welly Arisanto, mengapresiasi minat yang terus tumbuh terhadap perkembangan sepak bola putri di Bekasi dan sekitarnya. Ia menilai, peningkatan animo peserta menjadi indikator positif bahwa program pembinaan yang dijalankan mulai menunjukkan dampak nyata di tingkat usia dini.

“Trennya sudah cukup bagus, tinggal nanti kita akan terus mendorong sekolah-sekolah untuk ikut mendukung. Ini baru Seri 2 tapi antusiasmenya sudah menggembirakan sehingga menjadi sinyal positif bagi upaya pembinaan yang sedang dijalankan. Harapan ke depannya semoga ekosistem atlet sepak bola putri terjaga dengan baik sehingga bisa muncul talenta-talenta baru dari Kota Bekasi,” ujar Welly dilansir Antara.


Peningkatan Kualitas

Keseruan kompetisi sepak bola putri di Bekasi

Sementara itu, Pelatih Kepala MilkLife Soccer Challenge Extra Training MLSC Bekasi, Joni Setiawan menyatakan, perkembangan peserta pada penyelenggaraan Seri 2 menunjukkan peningkatan dari sisi kualitas. Bahkan, pihaknya sudah mulai mendapatkan gambaran mengenai pemain-pemain yang berpotensi terpilih untuk mengikuti MilkLife Soccer Challenge All Stars.

“Secara keseluruhan, bakat-bakat yang tampil sepanjang penyelenggaraan Seri 2 menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Kualitas para pemain yang berpartisipasi kali ini juga terlihat lebih menonjol dibandingkan edisi sebelumnya. Bahkan saya sempat kesulitan memilih pemain-pemain yang akan lanjut ke tahap Extra Training All Star Bekasi, sehingga dapat mengasah mental dan meningkatkan kemampuan mengolah si kulit bundar” ucap Joni.

Lanjut Baca:

Pada partai final, Minggu (3/5), SDN Jatiwaringin 2 berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan SDN Karang Anyar 03 Pagi lewat drama adu penalti dengan kedudukan 2-0 di KU 10. Sementara pada KU 12, SDN Sukaresmi 06 menjadi kampiun usai mengalahkan SDN Padurenan IV. Salah satu pencetak gol kemenangan SDN Sukaresmi 06, Saira Clara Devina, mengaku senang bisa berkontribusi dalam kemenangan timnya. Menurut Saira, dirinya sempat terbebani kekalahan pada pertemuan pertama. Namun, kerja keras serta dukungan rekan setim berhasil membuat SDN Sukaresmi 06 tampil lebih solid sepanjang pertandingan. "Saya senang banget bisa cetak gol apalagi lawan yang ini kan pernah ngalahin kita di pertemuan sebelumnya. Tapi akhirnya senang bisa menang. Semua ini berkat dukungan yang lain juga kemudian selain itu karena semua pemain memperbanyak latihan," ujar Saira bangga.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya