Liputan6.com, Jakarta - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) menghentikan sementara seluruh aktivitas di proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan yang berlokasi di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Menyusul adanya bencana longsor di area proyek.
Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP JBT, Ferdyan Hijrah Kusuma menjelaskan, kejadian longsor terjadi pada salah satu sisi tebing rencana outlet PLTA Upper Cisokan di Kampung Cimarel, Desa Sukaresmi, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Advertisement
"Saat ini, dapat kami pastikan bahwa pada saat terjadinya longsor tidak ada aktivitas pekerjaan di lokasi tersebut dan tidak terdapat korban jiwa," ujar Ferdyan kepada Liputan6.com, Sabtu (2/5/2026).
Sebagai langkah tindak lanjut, PLN telah melakukan sterilisasi area terdampak dan titik-titik yang berpotensi longsor. Ferdya mengatakan bahwa seluruh aktivitas pekerjaan untuk sementara pun dihentikan.
"Kami juga mengimbau seluruh pekerja agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor di area sekitar," imbuh dia.
"Selanjutnya, kondisi lokasi tengah dalam proses peninjauan oleh tim PLN untuk menentukan langkah penanganan yang tepat, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan," tuturnya.
Ferdyan juga memastikan kejadian ini tidak berdampak terhadap suplai listrik ke wilayah sekitar. "PLTA Upper Cisokan Pump Storage ini dalam masa konstruksi dan belum memberikan suplai listrik," ungkapnya.
Longsor Tak Timbulkan Korban Jiwa
Sebelumnya, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat, Asep Sehabbudin membenarkan telah terjadi longsor di area proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan.
"Betul (kejadian longsor tersebut), berdasarkan informasi dan koordinasi dengan Camat Rongga tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut," kata dia di Bandung Barat.
Meski demikian, seperti dilansir dari Antara, Sabtu (2/5/2026), BPBD berencana melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian untuk memastikan kondisi terkini serta mengantisipasi potensi risiko susulan di area proyek PLTA Upper Cisokan.
Antisipasi Potensi Bahaya Lanjutan
Hal ini dilakukan, masih kata Asep, guna memetakan dampak serta memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan di lokasi kejadian
Hujan Intensitas Tinggi
Sementara itu, Camat Rongga Asep Badrup menjelaskan hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sebelum kejadian diduga menjadi pemicu longsor di kawasan tersebut.
"Memang hujan cukup besar sehingga diduga memicu kejadian longsor, kejadiannya sekitar jam 2 lebih, Sudah kami pastikan tidak ada korban karena kebetulan hari ini memang libur kerja," jelas dia.