Liputan6.com, Jakarta - Top 3 news hari ini terkait anggota Komisi XI DPR Puteri Komarudin menyayangkan masih adanya masalah pada sistem Coretax yang bertepatan dengan batas akhir pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Pribadi.
Politikus Golkar ini meminta Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk bisa mengatasi masalah Coretax, dan memastikan sistemnya semakin mudah diakses masyarakat.
Advertisement
Senada, Anggota Komisi XI DPR Said Abdullah menilai, meski sistem tersebut membawa kemajuan dalam administrasi perpajakan, sejumlah hambatan teknis justru berpotensi mengganggu kepatuhan wajib pajak.
Sementara itu, kecelakaan KRL dan kereta api Argo Bromo Anggrek terjadi pada Senin malam 27 April 2026 di sekitar Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.
Kala itu, KRL yang sedang menunggu sinyal untuk berangkat dari Stasiun Bekasi Timur, ditabrak dari belakang oleh kereta api Argo Bromo. Korban pun berjatuhan.
Hingga Rabu 29 April 2026, total 16 korban meninggal dunia akibat insiden berdarah tersebut. Kesemuanya adalah perempuan. Ya, sebab KRL yang ditabrak dari belakang itu terkena hanya ke gerbong khusus perempuan.
Keluarga hingga teman-teman serta rekan kerja mereka pun berduka. Banyak kisah yang terselip menyimpan memori tersendiri untuk dikenang indah dari para korban.
Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah terkait penghuni Apartemen Mediterania Tanjung Duren, Jakarta Barat, Antonius mengungkapkan sumber kebakaran diduga berasal dari lantai basement gedung. Api diduga berasal dari korsleting listrik pada genset di area tersebut.
Api merebet naik dari basement menuju unit-unit di lantai atas. Menurut pengakuan Antonius, asap dengan cepat naik sampai unitnya di lantai 28 apartemen.
Antonius bersusah payah mencari jalan keluar untuk menyelamatkan diri. Bahkan, dia terpaksa naik ke lantai 35 karena lantai tempat tinggalnya hingga lift sudah penuh dengan asap.
Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Kamis 30 April 2026:
1. Coretax Bermasalah Saat Batas Lapor SPT Pribadi, DPR Minta Evaluasi
Anggota Komisi XI DPR, Puteri Komarudin, menyayangkan masih adanya masalah pada sistem Coretax yang bertepatan dengan batas akhir pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Pribadi.
"Tentunya kami sangat menyayangkan persoalan ini. Terlebih, waktu pemeliharaan Coretax justru bertepatan dengan batas akhir pelaporan SPT Orang Pribadi yang biasanya terjadi lonjakan pengguna. Dimana, hal ini berpotensi menimbulkan kendala bagi wajib pajak yang ingin memenuhi kewajiban perpajakannya. Padahal, semestinya hal ini bisa dimitigasi sebelumnya," kata dia saat dikonfirmasi, Kamis 30 April 2026.
Politikus Golkar ini meminta Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk bisa mengatasi masalah Coretax, dan memastikan sistemnya semakin mudah diakses masyarakat.
"Kami mendesak Kementerian Keuangan untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh. Termasuk, dilakukan evaluasi teknologi dan tata kelola proyek serta kontrak dan kinerja pengembang sistem, penguatan kapasitas SDM DJP. Tak terkecuali, meningkatkan edukasi kepada wajib pajak terkait pemanfaatan fitur Coretax," jelas Puteri.
2. Sederet Kisah Perempuan Hebat Korban Kecelakaan KRL, Guru Pekerja Keras hingga Lulus Cum Laude
Kecelakaan KRL dan kereta api Argo Bromo Anggrek terjadi pada Senin malam 27 April 2026 di sekitar Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.
Kala itu, KRL yang sedang menunggu sinyal untuk berangkat dari Stasiun Bekasi Timur, ditabrak dari belakang oleh kereta api Argo Bromo. Korban pun berjatuhan.
Hingga Rabu 29 April 2026, total 16 korban meninggal dunia akibat insiden berdarah tersebut. Kesemuanya adalah perempuan. Ya, sebab KRL yang ditabrak dari belakang itu terkena hanya ke gerbong khusus perempuan.
Keluarga hingga teman-teman serta rekan kerja mereka pun berduka. Banyak kisah yang terselip menyimpan memori tersendiri untuk dikenang indah dari para korban.
Misalnya Nurlaela, guru SDN Pejagan 11 Pulogebang, Jakarta Timur. Almarhumah tercatat sebagai PNS Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak 2019 dan bertugas di SDN Pulogebang 11.
3. Kebakaran Apartemen Mediterania Diduga Berasal dari Genset Korslet di Lantai Basement
Penghuni Apartemen Mediterania Tanjung Duren, Jakarta Barat, Antonius mengungkapkan sumber kebakaran diduga berasal dari lantai basement gedung. Api diduga berasal dari korsleting listrik pada genset di area tersebut.
"Jadi informasinya asap ini bersumber dari genset dari lantai basement, basement Superindo atau basementnya dari pengelola yang mengalami konsleting kebakaran," kata Antonius kepada wartawan, Kamis 30 April 2026.
Api merebet naik dari basement menuju unit-unit di lantai atas. Menurut pengakuan Antonius, asap dengan cepat naik sampai unitnya di lantai 28 apartemen.
"Saya bingung itu kebakaran dari sekitar jam setengah 7 pagi, di unit saya itu sampai jam 8 pagi. Gitu, jam 8 pagi jadi kami evakuasi semuanya untuk turun ke bawah, gitu," ujar dia.