10 Saham Top Losers pada 6-10 April 2026

Berikut 10 saham top losers pada 6-10 April 2026 saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat signifikan.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 11 April 2026, 18:00 WIB
Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat signifikan pada perdagangan saham 6-10 April 2026. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat signifikan pada perdagangan saham 6-10 April 2026. Di tengah lonjakan IHSG sepekan, ada 10 saham mencatat koreksi terbesar atau top losers.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) ditulis Sabtu, (11/4/2026), IHSG sepekan meroket 6,14% dan ditutup ke level 7.458,49. Pada pekan lalu, IHSG melemah 0,99% ke level 7.026,78.

Kapitalisasi pasar BEI juga naik 7,18% menjadi Rp 13.189 triliun dari pekan lalu sebesar Rp 12.305 triliun.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksano menyebutkan, selama sepekan ini, IHSG naik 6,14% dan masih didominasi oleh volume pembelian yang cenderung meningkat. Penguatan IHSG juga mampu menembus moving average (MA)-200 hariannya.

“Dari sisi sentimen kami mencermati adanya gencatan senjata antara AS dan Iran, serta pembukaan kembali Selat Hormuz menurunkan kekhawatiran investor akan konflik di Timur Tengah, di mana hal tersebut juga menurunkan harga minyak dunia,” kata dia saat dihubungi Liputan6.com.

Herditya menuturkan, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga masih melemah. “Kami perkirakan hal ini disebabkan oleh risiko inflasi dan fiskal domestik yang masih membayangi, Bank Dunia juga menurunkan pertumbuhan ekonomi domestik ke 4,7% (vs 4,8% karena hal tersebut,” tutur dia.

Selain itu, peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata volume transaksi harian BEI yang naik 24,81% menjadi 32,28 milair saham dari 25,87 miliar saham pada pekan sebelumnya.

 

 

Kenaikan juga terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian, yang mengaut 17,26% menjadi Rp 17,32 triliun dari Rp 14,77 triliun pada pekan lalu. Rata-rata frekuensi transaksi harian juga meningkat 15,05% menjadi 2,05 juta kali transaksi dari 1,78 juta kali transaksi pada pekan lalu.

Pada pekan ini, investor asing juga masih mencatat aksi jual saham.Selama sepekan, investor asing melepas saham Rp 3,31 triliun. Sepanjang 2026, investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp 37,14 triliun.

 

Top Losers Sepekan

Di tengah kenaikan IHSG sepekan, ada 10 saham yang catat penutunan terbesar atau top losers. Pada pekan ini, PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM) memimpin koreksi di antara top losers sepekan. Saham CHEM melemah 28,47% menjadi Rp 98 per saham dari pekan lalu Rp 137 per saham.

Selain itu, saham PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) merosot 20,99% menjadi Rp 715 per saham dari pekan lalu Rp 905 per saham. Kemudian saham PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) tergelincir 16,67% menjadi Rp 50 per saham dari pekan lalu Rp 60 per saham.

Berikut 10 saham top losers selama sepekan berdasarkan data BEI:

1.PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM)

Saham CHEM merosot 28,47% menjadi Rp 98 per saham dari pekan lalu Rp 137 per saham.

2. PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA)

Saham ALKA merosot 20,99% menjadi Rp 715 per saham dari pekan lalu Rp 905 per saham.

3. PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI)

Saham DEFI merosot 16,67% menjadi Rp 50 per saham dari pekan lalu Rp 60 per saham.

4.PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM)

Saham LCKM merosot 14,29% menjadi Rp 84 per saham dari pekan lalu Rp 98 per saham.

 

Top Losers Lainnya

Berdasarkan data perdagangan RTI Business, IHSG melemah 8,0 persen ke level 7.654,66. Tampak dalam foto, pengunjung berfoto di depan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (29/1/2026). (YASUYOSHI CHIBA/AFP)

5.PT MD Entertainment Tbk (FILM)

Saham FILM merosot 14,09% menjadi Rp 2.500 per saham dari pekan lalu Rp 2.910 per saham.

6.PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER)

Saham BEER merosot 12,74% menjadi Rp 137 per saham dari pekan lalu Rp 157 per saham.

7.PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA)

Saham ITMA merosot 12,61% menjadi Rp 1.940 per saham dari pekan lalu Rp 2.220 per saham.

8.PT Citra Buana Prasida Tbk (CBPE)

Saham CBPE merosot 11,67% menjadi Rp 318 per saham dari pekan lalu Rp 360 per saham.

9.PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS)

Saham NSSS merosot 11,25% menjadi Rp 710 per saham dari pekan lalu Rp 800 per saham.

10.PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP)

Saham ATAP merosot 10,53% menjadi Rp 408 per saham dari pekan lalu Rp 456 per saham.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya