Danantara Sebut Kandidat Direksi BEI Profesional dan Berpengalaman

BEI dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Juni 2026

oleh Gagas Yoga PratomoDiterbitkan 08 April 2026, 11:41 WIB
Presiden Komisaris SEA Group Indonesia Pandu Patria Sjahrir

Liputan6.com, Jakarta - Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, menilai susunan calon direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) diisi oleh figur-figur yang memiliki latar belakang profesional, terutama di sektor keuangan dan pasar modal.

BEI dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Juni 2026. Salah satu agenda utama dalam rapat tersebut adalah penunjukan jajaran direksi baru untuk masa jabatan 2026–2030.

“Saya rasa semua namanya bagus-bagus kok, profesional semua. Dan ada track record-nya, nanti kan bakal prosesnya lewat OJK (Otoritas Jasa Keuangan),” ujar Pandu kepada wartawan usai menghadiri acara di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Ia menambahkan, kombinasi antara kandidat yang profesional serta mekanisme seleksi yang akuntabel dan transparan diyakini dapat menghasilkan pimpinan yang tepat bagi pasar modal Indonesia.

“Saya rasa selama pemilihan profesional, orang-orang yang profesional, punya track record yang bagus, itu juga penting, dan market friendly, should be okay. Bagus-bagus kok nama yang ada,” ujar Pandu.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), Iding Pardi, mengonfirmasi kebenaran dirinya yang mencalonkan diri sebagai calon Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI).

Penetapan susunan direksi baru BEI sendiri akan diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026.

“Benar mas, pencalonannya masih dalam proses karena ada persyaratan yang harus dilengkapi dan diajukan ke OJK,” ujar Iding kepada Liputan6.com, Kamis (2/4/2026).

 

 

Proses Pemilihan Direksi BEI

Pengunjung tengah melintasi layar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebagai tambahan informasi, proses pemilihan direksi BEI menggunakan sistem paket. Dalam mekanisme ini, Anggota Bursa (AB) mengajukan satu tim lengkap yang mencakup posisi direktur utama beserta sejumlah direktur fungsional.

Iding juga mengonfirmasi nama-nama di dalam sistem paketnya yang sudah beredar di media adalah benar. Adapun untuk alasan Iding mencalonkan diri sebagai Dirut BEI adalah ingin lebih berkontribusi untuk pasar modal Indonesia.

“Kalau alasan saya mencalonkan diri, karena ingin lebih berkontribusi lagi untuk pasar modal Indonesia dan pengalaman saya bekerja di back office (KPEI) sangat relevan dengan permasalahan utama di Bursa Efek saat in,” jelasnya.

 

 

Susunan Paket Calon Direksi BEI

Sedangkan kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp14.950 triliun dengan frekuensi sebanyak 4.931.760 kali. Tampak dalam foto, papan elektronik menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (29/1/2026). (YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Adapun berikut ini merupakan susunan paket calon direksi BEI yang telah dikonfirmasi oleh Iding Pardi selaku Direktur Utama KPEI:

Direktur Utama KPEI: Iding Pardi

Direktur PT Elit Sukses Sekuritas: Zaki Mubarak

Kadiv Pengawasan Transaksi BEI: Yulianto Aji Sadono

Direktur KPEI: Umi Kulsum

Mantan Direktur Utama Bumiputera Sekuritas: Ahmad Subagja

Direktur Pefindo Biro Kredit: Yohannes Liauw

Direktur PT UBS Sekuritas Indonesia: Andre Tjahjamuljo

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya