Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Talaud Sabtu Sore dan Terasa Hingga Manado, BMKG Jelaskan Pemicunya

Meskipun guncangan terasa hingga Manado, BMKG memastikan peristiwa ini tidak berisiko tsunami.

oleh Yoseph IkanubunDiterbitkan 04 April 2026, 19:20 WIB
Ilustrasi Gempa (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Wilayah Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, diguncang gempa tektonik cukup kuat pada Sabtu (4/4/2026) sore pukul 18.34 Wittla. Hasil pemutakhiran data BMKG menunjukkan gempa tersebut berkekuatan Magnitudo 6,0.

​Pusat gempa terletak di laut, atau tepatnya berjarak 88 km arah Barat Laut Pulau Karatung, Talaud, Sulawesi Utara. Meskipun guncangan terasa hingga Manado, BMKG memastikan peristiwa ini tidak berisiko tsunami.

Analisis BMKG Pemicu Gempa di Talaud

​Plt Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono menjelaskan bahwa, gempa ini merupakan jenis gempa bumi menengah. Hal ini dipicu oleh aktivitas patahan aktif di dasar laut.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya sebesar 71 km, gempa yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan di Sangihe Thrust," ujar Rahmat pada Sabtu (4/4/2026).

​Ia menambahkan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (*thrust fault*).

Getaran Terasa Sampai Manado

​Guncangan gempa ini dirasakan cukup kuat di beberapa titik dengan skala intensitas yang beragam. Di ​Kepulauan Talaud dan Naha, skala III-IV MMI dirasakan orang banyak di dalam rumah.

Selanjutnya di Manado, skala II-III MMI yaitu getaran nyata di dalam rumah, seakan ada truk berlalu.

​"Hingga pukul 19.00 Wita, pantauan sistem BMKG belum mendeteksi adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).

​"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," tegas Rahmat Triyono.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Sejauh ini, belum ada laporan terkait dampak gempa tersebut, seperti kerusakan bangunan dan fasilitas lainnya.

"Kami masih berkoordinasi dengan jajaran di sejumlah daerah, belum ada laporan wilayah terdampak gempa," ujar Humas Basarnas Manado Nuriadin Gumeleng.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya