Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) siap mendorong program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di Jawa Tengah. Selaras dengan itu, program gentengisasi siap dijalankan dengan menggunakan produk genteng asli Kebumen dan Jepara.
Hal tersebut mencuat dalam pertemuan antara Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi di ruang kerja Menteri PKP, Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Advertisement
Menteri PKP yang juga akrab disapa Ara mengatakan, program bedah rumah di Jawa Tengah ini bakal turut memanfaatkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya para pengrajin genteng.
"Kayak di Jawa Barat, ada genteng dari Majalengka ya. Kalau di Jawa Tengah tadi ada dua titik ya. Kebumen sama Jepara ya. Saya pikir itu ada sentranya di situ. Tolong dipersiapkan, supaya kita gerakan," ujarnya.
"Nanti arahan saya juga selama itu mengikuti aturan seperti di Jawa Barat, gunakan genteng-genteng dari Jawa Tengah. Supaya UMKM-nya juga maju," tegas Ara.
Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), Ara menyebut presentase kemiskinan pada kabupaten/kota di Jawa Tengah sebenarnya tidak terlalu besar. Kendati begitu, program BSPS bakal digerakkan untuk mendorong perekonomian setempat.
"Sebenarnya kalau saya lihat tadi 50 daerah presentase yang termiskin tidak ada ya di Jawa Tengah. Yang 100 (besar) cuma 1 ya. Artinya sebenarnya tingkat kesejahteraan dari data BPS cukup baik, tapi tetap kita perhatikan," tuturnya.
Program Gentengisasi di Majalengka
Adapun program gentengisasi mulai dijalankan pemerintah di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Program ini dinilai mampu memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan program tersebut berhasil menyerap produk UMKM dengan total komitmen transaksi sekitar Rp 3 miliar.
“Kita harus buat sesuatu yang real buat rakyat kita, dan UMKM kita harus dididik punya daya saing yang tinggi, dan saya yakin bisa,” kata Maruarar dikutip dari Antara beberapa waktu lalu.
Sentra Produksi Jatiwangi
Sebagai tahap awal pelaksanaan program, sejumlah truk genteng dari sentra produksi Jatiwangi telah dikirim ke beberapa proyek pembangunan perumahan pada Rabu (11/3/2026) malam.
Menurut Menteri PKP, program gentengisasi merupakan implementasi dari arahan Presiden Prabowo Subianto, agar pembangunan perumahan rakyat juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha kecil.
Melalui program tersebut, pemerintah mendorong penggunaan produk lokal UMKM sebagai material dalam pembangunan rumah rakyat di berbagai daerah.