Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat pada perdagangan sesi pertama, Rabu (1/4/2026) setelah dua hari melemah. Analis menilai, kenaikan IHSG hari ini didorong sentimen global terutama pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump soal perkembangan perang di Iran.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini menguat 1,5% ke posisi 7.158 pada pukul 10.56 WIB. Indeks saham LQ45 menguat 1,33% ke posisi 724,62. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau. Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 7.207,16 dan level terendah 7.136,24.
Advertisement
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG hari ini menguat signifikan di tengah pergerakan besarnya yang masih downtrend, penguatan ini sejalan dengan pergerakan bursa global dan Asia yang juga menguat. Hal ini setelah Presiden AS Donald Trump mengeluarkan pernyataan kalau militer AS akan pergi dari Iran dalam waktu 2-3 minggu ke depan. “Di sisi lain, pergerakan harga komoditas emas juga menguat cukup signifikan meskipun nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat,” kata dia saat dihubungi Liputan6.com.
Meski IHSG menguat, Herditya mengingatkan agar investor juga selektif dahulu dengan sentimen yang ada.
Sebanyak 489 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. 187 saham melemah dan 133 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 918.428 kali dengan volume perdagangan saham 14,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,3 triliun. Namun, dolar Amerika Serikat masih perkasa terhadap rupiah. Kurs dolar AS terhadap rupiah berada di posisi 17.015.
Seluruh sektor saham menghijau. Sektor saham basic melonjak 3,72%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham consumer siklikal menanjak 3,54%. Sementara itu, sektor saham energi mendaki 0,84%, sektor saham industri melesat 2,74%, sektor saham consumer nonsiklikal naik 1,06%.
Selain itu, sektor saham kesehatan mendaki 0,43%, sektor saham keuangan bertambah 0,72%, sektor saham properti melejit 1,04%, sektor saham teknologi melesat 1,39% dan sektor saham infrastruktur mendaki 1,74% serta sektor saham transportasi menguat 2,14%.
Gerak Saham
Pada sesi pertama, harga saham ANTM meroket 4,29% ke posisi Rp 3.640 per saham. Harga saham ANTM dibuka naik 120 poin ke posisi Rp 3.620 per saham. Saham ANTM berada di level tertinggi Rp 3.650 dan terendah Rp 3.570 per saham. Total frekuensi perdagangan 14.332 kali dengan volume perdagangan saham 620.220 saham. Nilai transaksi Rp 224,4 miliar.
Harga saham LEAD meroket 9,17% ke posisi Rp 131 per saham. Saham LEAD dibuka naik 15 poin ke posisi Rp 135 per saham. Harga saham LEAD berada di level tertinggi Rp 140 dan terendah Rp 128 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 6.420 kali dengan volume perdagangan saham 895.438 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 11,9 miliar.
Sementara itu, harga saham ITMG merosot 5,3% ke posisi Rp 28.150 per saham. Saham ITMG dibuka turun ke Rp 29.150 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 29.725 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 6.529 kali dengan volume perdagangan saham 37.808 saham. Nilai transaksi Rp 108,4 miliar.
Pembukaan IHSG Hari Ini 1 April 2026
Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 101,03 poin atau 1,43 persen ke posisi 7.149,25 hari ini Rabu 1 April 2026.
Dikutip dari Antara, Rabu (1/4/2026), kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 11,78 poin atau 1,65 persen ke posisi 727,59.
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Rabu, (1/4/2026). Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?
Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup melemah 0,61% disertai dengan aksi jual saham oleh investor asing Rp 1,17 triliun pada perdagangan saham Selasa, 31 Maret 2026. Saham yang paling banyak dijual asing antara lain saham BBRI, BRMS, BUMI, BBNI dan MBMA.
“IHSG berpotensi menguat hari ini,” ujar Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam catatannya.
Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 6.950-7.000 dan level resistance 7.150-7.300 pada perdagangan saham Rabu pekan ini.