Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa resmi melantik Robert Leonard Marbun sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan di Jakarta, Jumat (27/3/2026). Pelantikan ini disebut sebagai bagian dari upaya menjaga kesinambungan dan kualitas organisasi di lingkungan Kementerian Keuangan.
"Saya Menteri Keuangan dengan ini resmi melantik Saudara dalam jabatan yang baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Saya percaya Saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan," kata Purbaya Gedung Kemenkeu, Jumat (27/3/2026).
Advertisement
Dalam arahannya, Purbaya menegaskan pentingnya memperkuat fondasi organisasi agar tetap adaptif di tengah tantangan global. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Heru Pambudi atas kontribusinya selama menjabat sebagai Sekjen. Kepemimpinan Heru dinilai berhasil membangun fondasi kuat, mulai dari kerja tim yang solid hingga budaya kerja yang mengedepankan loyalitas dan amanah.
Menteri Keuangan menekankan bahwa peran Sekretaris Jenderal sangat krusial dalam memastikan organisasi berjalan secara terpadu.
Sekjen tidak hanya berfungsi sebagai penggerak administrasi, tetapi juga sebagai orkestrator yang memastikan seluruh unit bekerja selaras, penjaga kualitas informasi, hingga penghubung kebijakan pimpinan dengan implementasi di lapangan.
Di tengah ketidakpastian global, mulai dari dinamika geopolitik hingga fluktuasi harga komoditas, Kementerian Keuangan dituntut menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap kredibel.
APBN juga harus berfungsi sebagai shock absorber sekaligus pendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Latar Belakang Pendidikan yang Kuat
Robert Leonard Marbun lahir di Medan pada 23 Juni 1970. Ia memiliki latar belakang pendidikan yang kuat di bidang hubungan internasional dan ekonomi.
Ia meraih gelar Sarjana Hubungan Internasional dari Universitas Padjadjaran. Kemudian melanjutkan studi ke Jepang dan memperoleh gelar Master of Policy Analysis dari Saitama University pada tahun 2000.
Tak berhenti di situ, Robert juga meraih gelar Doctor of Philosophy (PhD) di bidang ekonomi dari Kobe University pada 2004.
Karier Robert Leonard Marbun di pemerintahan terbilang panjang dan beragam, mencakup bidang pengawasan, kebijakan, hingga hubungan internasional.
Ia pernah menjabat sebagai Tenaga Pengkaji Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum Kepabeanan dan Cukai pada 2011. Setahun kemudian, ia dipercaya menjadi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sulawesi.
Kariernya terus menanjak dengan posisi sebagai Direktur Kepabeanan Internasional pada 2015, lalu Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga pada 2016.
Pada 2018, ia diangkat sebagai Staf Ahli Bidang Kebijakan Penerimaan Negara di Kementerian Keuangan.
Selain itu, Robert juga pernah menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan di Badan Koordinasi Penanaman Modal.
Modal Kuat Pimpin Sekretariat Jenderal
Dengan latar belakang akademik yang mumpuni serta pengalaman lintas bidang, Robert Leonard Marbun dinilai memiliki bekal kuat untuk memimpin Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan.
Pengalamannya mencakup pengawasan dan penegakan hukum, kepemimpinan wilayah, kerja sama internasional, hingga kebijakan penerimaan negara.
Kombinasi tersebut diharapkan mampu memperkuat peran Sekretariat Jenderal sebagai pusat koordinasi, sekaligus mendorong transformasi organisasi di Kementerian Keuangan ke depan.