Liputan6.com, Washington D.C - Pemerintah Amerika Serikat (AS) membantah laporan yang menyebut jet tempur mereka ditembak jatuh oleh militer Iran dalam konflik yang sedang berlangsung di kawasan Timur Tengah.
Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menegaskan bahwa kabar mengenai jatuhnya jet tempur F-15 Eagle milik Angkatan Udara AS tidak benar. Ia menyebut laporan tersebut sebagai informasi palsu yang disebarkan oleh pihak Iran, dikutip dari laman War.gov, Jumat (6/3/2026).
Advertisement
“Seperti yang disampaikan oleh United States Central Command, laporan bahwa sebuah F-15 ditembak jatuh adalah tidak benar,” kata Hegseth kepada wartawan dalam konferensi pers di Florida.
Sebelumnya, media pemerintah Iran mengklaim bahwa pasukan militer negara itu berhasil menembak jatuh jet tempur F-15 milik Amerika Serikat di wilayah udara Irak bagian selatan. Namun, pejabat militer AS menolak klaim tersebut dan menyebutnya sebagai bagian dari propaganda perang.
Hegseth juga menuduh Iran berupaya menyebarkan disinformasi untuk mempengaruhi opini publik, terutama di dalam negeri mereka sendiri. Menurutnya, propaganda semacam itu kerap digunakan untuk menciptakan kesan bahwa Iran berhasil menghadapi operasi militer yang dipimpin AS.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran, yang memicu serangkaian serangan udara serta operasi militer di kawasan Timur Tengah dalam beberapa hari terakhir.