Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni mengungkapkan alasan masih merahasiakan sosok Mr J yang akan bergabung dengan partainya. Kuat diduga, sosok tersebut adalah Joko Widodo (Jokowi), Presiden ke-7 RI.
Raja Juli Antoni menyatakan, PSI ingin memastikan kesiapan organisasi sebelum langkah politik besar diumumkan ke publik. Setelah infrastruktur partai terbentuk secara menyeluruh hingga ke tingkat tempat pemungutan suara (TPS), baru Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep mengumumkan sosok Mr J.
Advertisement
“Seperti yang dikatakan Mas Kaesang tadi, Mr J yang selama ini masih misterius, entah siapa, itu akan diumumkan oleh Mas Kaesang pada waktunya,” ujar Raja Juli Antoni usai pembukaan Rakernas PSI di Makassar, seperti dikutip dari siaran pers Kamis (29/1/2026).
“Ketika infrastruktur partai PSI sampai ke TPS-TPS sudah terbentuk, nah nanti baru Mas Ketum Mas Kaesang akan umumkan siapa Mr J,” lanjutnya.
Bisa Perkuat Posisi Partai
Raja optimistis kehadiran Mr J nantinya akan memberikan dampak signifikan bagi perjalanan politik PSI ke depan. Dia menilai sosok tersebut mampu memperkuat posisi partai dalam kontestasi nasional.
“Mudah-mudahan kehadiran beliau nanti akan menyempurnakan kemenangan PSI di 2029,” kata Raja.
Terkait perkembangan struktur organisasi, Raja menyampaikan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI telah terbentuk dan saat ini partai tengah bergerak memperkuat struktur hingga tingkat kecamatan. Dia menegaskan fokus utama PSI bukan hanya pada struktur elite partai, melainkan kekuatan akar rumput.
“DPP sudah terbentuk, sekarang kita beranjak ke kecamatan. Di setiap provinsi macam-macam, tapi kita terus bekerja. Tadi kata Mas Ketum yang penting itu bukan DPP, bukan DPW dan DPD, tapi DPRD dan relawan-relawan di TPS,” Raja menandasi.
Jokowi Dihadiahi Jaket PSI Logo Gajah
Sejumlah pengurus DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menemui Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi, di rumah pribadinya yang beralamat di Jalan Kutai Utara No. 1, Sumber, Banjarsari, Solo, pada Kamis (17/7/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Steering Committee Kongres PSI, Andi Budiman, menyerahkan jaket partai dengan logo baru bergambar gajah kepada mantan Wali Kota Solo tersebut.
Pantauan Liputan6.com, sejumlah pengurus DPP PSI tiba di kediaman pribadi Jokowi di Solo pada pukul 16.55 WIB. Namun sebelumnya, sejumlah kader dan pengurus PSI dari berbagai daerah di Indonesia telah berdatangan ke rumah Jokowi sejak pukul 16.00 WIB. Kedatangan jajaran kader dan pengurus itu untuk bertemu dan berfoto bersama mantan Presiden RI dua periode tersebut.
Sementara itu, kedatangan jajaran pengurus pusat partai yang kini mengganti logo dari bunga mawar menjadi gajah itu dipimpin oleh Wakil Ketua DPP PSI yang juga Ketua Steering Committee Kongres PSI, Andi Budiman. Jajaran pengurus yang kompak mengenakan kemeja berwarna putih itu langsung masuk ke dalam rumah Jokowi.
Kedatangan mereka diterima oleh mantan Wali Kota Solo di selasar rumahnya. Selanjutnya, Andy Budiman langsung menyerahkan jaket PSI dengan logo yang terbaru Gajah. Jaket yang berwarna dominan hitam dan lengan putih dengan logo gajah di bagian dada sebelah kanan itu langsung dipakai oleh Jokowi. Bahkan ayah kandung Wapres RI Gibran Rakabuming Raka itu sempat menunjukkan logo baru PSI.
“Gajah,” kata Jokowi sambil tangan kirinya menunjuk logo baru PSI bergambar gajah yang terpasang di bagian dada sebelah kanan.
Setelah puas dengan berfoto dengan jaket PSI yang baru itu, kemudian Jokowi yang duduk bersama dengan Andy Budiman itu barisan paling depan. Jokowi pun masih memakai jaket tersebut dalam sesi foto bersama dengan jajaran pengurus DPP PSI.
Andy Budiman mengatakan bahwa kedatangannya bersama dengan jajaran pengurus DPP selain untuk bertemu silaturahmi dengan Jokowi, juga untuk menyerahkan jaket PSI terbaru dengan logo gajah.
“Tadi memberikan jaket PSI kepada Pak Jokowi, ternyata ukurannya pas jadi pantes banget Pak Jokowi memakai jaket PSI. Sekaligus itu adalah jaket dengan logo baru dengan simbol baru PSI, yaitu simbol gajah,” kata dia usai bertemu Jokowi.
Alasan Diberi Jaket
Selanjutnya, dia pun membeberkan terkait tujuan pemberian jaket tersebut lantaran Jokowi telah menjadi suri tauladan saat kelahiran PSI. Menurutnya, kelahiran partai tersebut juga berkat kiprah Jokowi dalam dunia politik karena sebelumnya ia merupakan pengusaha kayu yang merintis karir politik dari bawah, mulai Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta hingga Presiden RI dua periode.
“Tentu Pak Jokowi ini sejak awal menjadi role model PSI. Terus terang kelahiran PSI juga karena kami melihat kiprah Pak Jokowi, anak-anak muda yang bergabung di PSI awal adalah rata-rata yang tidak punya background politik tapi berani masuk ke politik karena melihat kiprah Pak Jokowi,” ujar dia.
“Dengan masuk ke politik akan bisa membawa kebaikan bagi masyarakat dan bisa memberikan banyak manfaat bagi orang lain. Jadi sebagai role model ini tentu sebagai sebuah ekspresi penghormatan kami kepada Pak Presiden ke-7 Republik Indonesia yang punya jasa begitu besar ke republik ini,” tambahnya.
Dia juga masih enggan membocorkan pemberian jaket tersebut apakah terkait dengan langkah politik Jokowi ke depan untuk bergabung dengan partai tersebut.
“Nantikan saja bagaimana prosesnya tapi sekali lagi di politik itu ada banyak ya opsi-opsinya, ada yang di depan panggung, ada yang di belakang layar. Nanti kita lihat dengan berjalannya waktu,” ucapnya.