Outfit Presiden Venezuela Nicolas Maduro Saat Ditangkap Amerika Serikat Ludes Terjual

Foto penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro jadi viral setelah diunggah Presiden AS, Donald Trump.

oleh Asnida RianiDiterbitkan 06 Januari 2026, 10:00 WIB
Foto yang diunggah oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke platform media sosial Truth Social ini memperlihatkan Presiden Nicolas Maduro yang disebutnya tengah berada di atas kapal perang USS Iwo Jima. (Dok. Presiden Donald Trump/Truth Social)

Liputan6.com, Jakarta - Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro baru-baru ini menjadi iklan tidak terduga bagi setelan pakaian olahraga Nike. Hal itu berawal dari foto unggahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang memperlihatkan Maduro dalam tahanan AS.

Melansir SCMP, Selasa (6/1/2026), gambar yang dilihat jutaan orang di seluruh dunia itu menunjukkan pria berusia 63 tahun tersebut diborgol memegang botol air, dengan telinga dan matanya tertutup. Ia mengenakan celana olahraga abu-abu khas dan hoodie.

Banyak orang yang menonton berita tampaknya memperhatikan logo Nike di busana tersebut, membuat pakaian olahraga bergaya longgar ini terjual habis. Busana ini diburu dalam ukuran lebih besar di beberapa pasar, termasuk AS dan sebagian Eropa.

Dalam penerbangannya untuk diadili di New York setelah dievakuasi selama serangan militer mendadak pada Sabtu, 3 Januari 2026, di Caracas, Maduro mengenakan pakaian olahraga pria yang digambarkan Nike sebagai "suntikan kenyamanan premium."

Pencarian untuk setelan olahraga ini melonjak di Google sejak foto Maduro muncul di berita-berita di seluruh dunia, dengan pencarian global meningkat empat kali lipat dalam beberapa jam setelah Trump mengunggah gambar tersebut. Ulasan yang diunggah terkait busana seharga 140 dolar AS (sekitar Rp 2,3 juta) itu setelah operasi militer sebagian besar positif.

"Sangat nyaman untuk penerbangan panjang," tulis seorang pembeli. "Untungnya, ini nyaman. Saya baru saja mengalami hari terburuk dalam hidup saya, tapi pakaian ini membuatnya sedikit lebih baik," yang lain menambahkan.

Penangkapan Nicolas Maduro

Sketsa ruang sidang ini menampilkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro (kiri) dan istrinya, Cilia Flores (kedua dari kanan), saat menghadiri sidang di pengadilan federal Manhattan, New York, pada Senin (5/1/2026), bersama para pengacara mereka, Mark Donnelly (kedua dari kiri) dan Andres Sanchez. (Dok. Elizabeth Williams via AP)

Yang lain memberi nama baru pada Nike Tech Fleece, menyebutnya "Nike Operation Absolute Resolve Freedom Tech Fleece." Trump memerintahkan operasi militer khusus untuk menangkap Maduro. Setelah itu, ia dan istrinya, Cilia Flores, dibawa ke New York pada Sabtu, di mana mereka menghadapi tuduhan terkait perdagangan narkoba.

Foto Maduro, yang diunggah Trump dengan keterangan, "Nicolas Maduro di atas USS Iwo Jima," berformat vertikal, menunjukkan hampir seluruh tubuh pemimpin tersebut dalam setelan olahraga dan hoodie. Meski Trump telah berulang kali membagikan gambar yang dihasilkan AI di akun Truth Social-nya, banyak ahli percaya bahwa foto Maduro ini asli.

Maduro mengajukan pembelaan tidak bersalah atas dakwaan narkoba, senjata, dan narkoterorisme dalam sidang di pengadilan federal Manhattan, Senin, 5 Januari 2026, lapor kanal Global Liputan6.com. Sidang pembacaan dakwaan berlangsung singkat dan formal, kurang dari 30 menit.

Tudingan Melanggar Hukum Internasional

Pendukung mantan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, saat menggelar aksi unjuk rasa di Caracas pada Minggu 4 Januari 2026. Sehari setelah penangkapan oleh pasukan Amerika Serikat (AS), pendukung Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, menggelar aksi unjuk rasa di Caracas. (Juan BARRETO/AFP)

Di persidangan itu, Maduro hanya diminta mengonfirmasi identitasnya, serta memastikan bahwa ia memahami daftar dakwaan yang diajukan terhadapnya. Saat Maduro dan istrinya, Cilia Flores, hadir di ruang sidang di Lower Manhattan, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) menggelar rapat darurat hanya beberapa kilometer dari lokasi pengadilan.

Di pertemuan itu, sekitar selusin negara mengecam apa yang mereka sebut sebagai "kejahatan agresi" oleh AS. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyatakan bahwa operasi tersebut diduga melanggar hukum internasional.

Di hadapan hakim federal Alvin Hellerstein, Maduro menegaskan bahwa dirinya "masih presiden negara saya," dan ia telah "ditangkap secara ilegal" di kediamannya di Caracas, dan merupakan "tawanan perang." "Saya tidak bersalah. Saya tidak bersalah. Saya adalah orang yang baik," kata Maduro dalam bahasa Spanyol sambil berulang kali menyela hakim, lapor The Guardian.

 

Dakwaan terhadap Nicolas Maduro

Mereka meneriakkan slogan anti-imperialisme dan menyatakan bahwa Venezuela bukan negara yang akan menyerah. Tampak dalam foto, seorang pendukung mantan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, membawa bendera nasional saat mengikuti aksi unjuk rasa di Caracas pada Minggu 4 Januari 2026. (Juan BARRETO/AFP)

Saat memasuki ruang sidang, Maduro dibelenggu pada bagian pergelangan kaki, namun tidak pada tangannya. Ia sempat menoleh ke arah kursi juri dan, sebelum duduk, menyapa pengunjung sidang dengan ucapan "Happy new year!" dalam bahasa Inggris.

Ia menghadapi dakwaan pidana federal AS, termasuk konspirasi narkoterorisme, konspirasi impor kokain, serta kepemilikan senapan mesin dan perangkat peledak. Masing-masing dakwaan tersebut membawa ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup.

Maduro pertama kali didakwa pada 2020 bersama 14 anggota lingkaran dalamnya sebagai bagian dari kasus perdagangan narkoba besar-besaran yang menargetkan sejumlah pejabat Venezuela dan kelompok gerilyawan Kolombia. Surat dakwaan pidana yang diumumkan Jaksa Agung AS Pam Bondi menggemakan klaim Trump bahwa intervensi militer sepihak di Venezuela diperlukan untuk menghentikan aliran narkoba ke AS.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya