Liputan6.com, Jakarta - Bursa saham Asia Pasifik menguat pada perdagangan saham Jumat, (26/12/2025). Pergerakan bursa saham Asia Pasifik terjadi di tengah beberapa bursa di kawasan Asia dan Pasifik tutup seiring libur Boxing Day.
Mengutip CNBC, indeks Nikkei 225 di Jepang naik 0,47%, dipimpin oleh kenaikan saham real estate dan teknologi. Sementara itu, indeks Topix bertambah 0,27%. Di antara saham yang mengalami kenaikan terbesar adalah saham pengembang gm video Nexon yang naik 2,17% dan raksasa teknologi SoftBank menguat 2,06%, mengakhiri penurunan selama tiga sesi berturut-turut. Demikian mengutip CNBC, Jumat pekan ini.
Advertisement
Harga konsumen inti di ibu kota negara, Tokyo, naik 2,3% pada bulan Desember dibandingkan tahun sebelumnya, menurut data pemerintah pada hari Jumat. CPI inti, yang tidak termasuk biaya makanan segar yang fluktuatif, tetap di atas target 2% Bank Sentral Jepang, memperkuat alasan untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Angka terbaru ini berada di bawah kenaikan 2,5% yang diperkirakan oleh para ekonom yang disurvei oleh Reuters dan kenaikan 2,8% pada November. Angka inflasi Tokyo secara luas dianggap sebagai indikator utama tren nasional.
Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,53%, dan indeks Kosdaq untuk saham berkapitalisasi kecil naik 0,42%. Pasar Australia dan Hong Kong tutup karena libur.
Kontrak berjangka ekuitas AS sedikit menguat di awal jam perdagangan Asia, setelah S&P 500 ditutup pada rekor baru untuk hari kedua berturut-turut pada Rabu di AS.
Indeks pasar yang lebih luas naik 0,32%, mengakhiri sesi di 6.932,05. Dow Jones Industrial Average naik 288,75 poin, atau 0,60%, dan juga mencatatkan rekor penutupan di 48.731,16. Nasdaq Composite naik 0,22% dan ditutup di 23.613,31
Penutupan IHSG pada 24 Desember 2025
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) betah di zona merah pada sesi kedua perdagangan saham, Rabu (24/12/2025), jelang libur Natal 2025. Koreksi IHSG hari ini di tengah mayoritas sektor saham yang memerah.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup turun 0,55% ke posisi 8.537,91. Indeks saham LQ45 melemah 0,41% ke posisi 845,44. Sebagian besar indeks saham acuan memerah.
Pada Rabu pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.611,33 dan level terendah 8.525,10. Sebanyak 403 saham melemah sehingga menekan IHSG. 247 saham menguat dan 152 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan 2.534.076 saham dan volume perdagangan saham 34,2 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 22,3 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.752.
Mayoritas sektor saham memerah. Sektor saham basic merosot 1,59%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham energi terpangkas 1,14%, sektor saham transportasi tergelincir 1%.
Sektor Saham
Selain itu, sektor saham teknologi merosot 0,77%, sektor saham keuangan melemah 0,54%, sektor saham kesehatan susut 0,12%, sektor saham consumer siklikal turun 0,03% dan sektor saham industri melemah 0,12%.
Di sisi lain, sektor saham properti naik 0,38%, sektor saham consumer nonsiklikal bertambah 0,20%, dan sektor saham infrastruktur menguat 0,16%.
“Pasar tampaknya juga terbebani aksi profit taking dan aksi jual investor asing,” kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus dikutip dari Antara.
Dari dalam negeri, IHSG bergerak melemah menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
“Sentimen cenderung lesu menjelang perdagangan libur dan pasar merespon berita bahwa Indonesia dan Amerika Serikat (AS) berencana untuk menandatangani kesepakatan tarif timbal balik pada akhir Januari 2026,” ujar dia.