Bahlil Akui Listrik di 4 Kabupaten Aceh Belum Pulih Total

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menuturkan, ada infrastruktur yang belum selesai di lapangan sehingga suplai energi belum optimal.

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiterbitkan 19 Desember 2025, 17:20 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (19/12/2025). (Foto: Liputan6.com/Maulandy R)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Menteri ESDM) Bahlil Lahadalia mengakui pasokan listrik di sejumlah wilayah di Aceh masih terkendala selama tiga pekan. Suplai listrik untuk empat kabupaten di provinsi tersebut belum bisa 100 persen setelah bencana banjir bandang dan longsor

"Perlu saya sampaikan bahwa ada beberapa kendala hampir 3 minggu untuk urusan listrik di wilayah Sumatera. Di Aceh ada 4 kabupaten yang masih nyalanya di bawah 50 persen. Kabupaten apa itu, Aceh Tamiang, Benar Meriah, Gayo, dan Aceh Tengah," bebernya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (19/12/2025).

Bahlil mengatakan, itu terjadi bukan karena mesin listriknya, tetapi gara-gara pembangkit alias power plant yang belum bisa tersuplai penuh. 

"Tetapi terjadi karena infrastruktur kita yang belum terselesaikan di lapangan untuk tegangan rendah. Ada sebagian jalan yang baru selesai, ada sebagian daerah yang masih banjir," imbuh dia. 

"Jadi andaikan pun kalau itu dihidupkan, itu akan berdampak pada keselamatan saudara-saudara kita yang ada di sana," ujar Bahlil. 

Keempat wilayah tersebut masih dilakukan pemadaman bergilir. Lantaran infrastruktur jaringan dan tower listrik yang belum bisa dibangun kembali. "Ada yang sudah dibangun, jatuh lagi," ungkap dia. 

Banda Aceh Terang 100%

Di sisi lain, Bahlil bersyukur wilayah-wilayah lainnya di Aceh sudah bisa tersengat secara penuh. Ia mencontohkan Banda Aceh yang sukses terlistriki secara penuh pada Kamis malam, 18 Desember 2025.

"Kami harus sampaikan secara data terkini bahwa Banda Aceh semalam, Alhamdulillah puji Tuhan sudah normal sesuai dengan apa yang sebelum terjadi bencana," tutur Bahlil. 

"Tapi secara backbone daripada Sumatera, kemudian Bireun, kemudian Arun, itu semua sudah terhubung. Insya Allah kalau di tower-tower rendah atau tiang-tiang yang rendah infrastrukturnya sudah selesai, maka itu bisa kita selesaikan," pungkasnya.

 

Listrik di Sumatra Utara Pulih 99,8%, Aceh Baru 36%

Dalam catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bencana banjir dan longsor di Aceh Tamiang mengakibatkan kerusakan sebanyak 2.800 unit rumah, 127 fasilitas umum, 62 gedung atau kantor, 54 fasilitas pendidikan, 40 fasilitas kesehatan, 33 rumah ibadah, dan dua jembatan. Tampak dalam foto, warga beristirahat sambil mencari sisa-sisa rumah mereka yang terkubur di bawah tumpukan pohon tumbang yang disapu banjir bandang, di desa Lintang Baru di Aceh Tamiang, Sumatera Utara, pada Kamis 11 Desember 2025. (Aditya Aji/AFP)

Sebelumnya, Pemerintah bersama PT PLN (Persero) mempercepat upaya pemulihan pasokan listrik pascabencana banjir di Sumatra. Hingga tanggal 11 Desember 2025 dilaporkan kondisi pemulihan Aceh tercatat 36%, Sumatra Utara 99,8% setelah longsor susulan, dan Sumatra Barat telah menyala 100% sejak 5 Desember 2025.

Ketua Tim ESDM Siaga Bencana Rudy Sufahriadi menegaskan Aceh masih memerlukan perhatian khusus.

"Aceh merupakan wilayah terdampak yang masih memerlukan perhatian. Untuk mempercepat pemulihan di beberapa desa, PLN memerlukan dukungan pembukaan akses jalan yang masih terputus untuk transportasi material jaringan serta penyediaan BBM untuk operasional kendaraan. Genset PLN masih sangat terbatas di Aceh Tamiang dan Bener Meriah," jelas Rudy di Jakarta, Jumat (12/12).

Sejumlah pekerjaan darurat transmisi telah diselesaikan. Rudy mencatat progres perbaikan tower, yaitu Tower Emergency SUTT Bireun-Peusangan rampung 100% pada 7 Desember, SUTT Bireun-Arun selesai 100% pada 8 Desember, sementara SUTT Brandan-Langsa masih dalam pengerjaan dengan progres 67%.

"Tower Emergency Brandan-Langsa apabila selesai, maka Banda Aceh tersambung dengan backbone Sumatera. Ditargetkan Minggu 14 Desember energize," ujar Rudy,

Dukungan pasokan darurat juga sedang dimasifkan. Rudy menjelaskan PLTD 50 MW sedang dalam proses instalasi untuk meningkatkan keandalan pasokan di Banda Aceh. PLTD Lueng Bata 10 MW status onsite (proses instalasi dan ditargetkan commissioning pada tanggal 12 Des 2025). Pemasangan pembangkit darurat ini dimaksudkan sebagai penopang sementara sampai jaringan permanen kembali berfungsi penuh.

 

 

 

Pelayanan Kesehatan

Pihak terkait akan terus mengerahkan kemampuan untuk melakukan upaya percepatan pemulihan infrastruktur dan konektivitas wilayah terdampak bencana. Tampak dalam foto, anak-anak duduk di dekat jembatan yang rusak akibat banjir di Juli, provinsi Aceh, pada Minggu 14 Desember 2025. (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)

Pelayanan kesehatan menjadi prioritas dalam agenda pemulihan. Rudy menegaskan bahwa sejumlah rumah sakit di wilayah terdampak kini telah tersuplai listrik oleh sistem 20 kV PLN tanpa bergantung pada genset, sehingga layanan medis yang kritis dapat berjalan lebih aman.

Di Sumatra Utara, kondisi sempat menunjukkan pemulihan penuh sebelum longsor susulan menimbulkan gangguan di beberapa kabupaten. Rudy merinci kondisi Pemulihan Sumatra Utara mencapai 99,8% dengan beban 264,13 MW (terdampak), sudah menyala 263,64 (99,8%). Tim teknis terus bekerja memulihkan titik-titik yang masih terpengaruh longsor agar gangguan tidak meluas.

Sementara itu, Sumatra Barat menjadi kabar baik di tengah pemulihan; sejak 5 Desember 2025 jaringan di provinsi itu dikabarkan telah menyala 100% dan operasi sistem berjalan normal. Keberhasilan di Sumbar menjadi acuan untuk mempercepat pemulihan di wilayah lain dengan prioritas keselamatan dan akses logistik.

Rudy mengakui tantangan berat di lapangan, yaitu akses yang terputus, keterbatasan BBM, dan kondisi cuaca yang kadang menghambat mobilisasi material. Namun ia menegaskan komitmen bersama pemerintah dan PLN untuk terus mempercepat perbaikan sampai pasokan kelistrikan benar-benar pulih di seluruh wilayah terdampak. (SF)

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya