3 Juta Pergerakan Penumpang Akan Terjadi di Bandara Soetta Selama Libur Nataru 2025

InJourney Airports memprediksi pergerakan penumpang selama 20 hari saat libur Nataru 2025.

oleh Pramita TristiawatiDiterbitkan 17 Desember 2025, 17:15 WIB
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad Rizal Pahlevi. (Foto: Liputan6.com/Pramita T)

Liputan6.com, Jakarta - InJourney Airports memprediksi, selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), penumpang di Bandara Internasional Soekarno Hatta (Bandara Soetta) akan mencapai 3.084.281 penumpang atau tumbuh 1,3 persen bila dibandingkan dengan periode sama pada tahun lalu.

"Pergerakan penumpang ini akan terjadi selama 20 hari selama libur Nataru 2025. Lalu terbagi pada puncaknya, tanggal 20 hingga 21 Desember 2025, sebanyak 194.269 penumpang, sebelum Tahun Baru akan terjadi pada tanggal 28 Desember 2025, sebanyak 181.888 penumpang,"ungkap Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad Rizal Pahlevi, di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Rabu (17/12/2025).

Menurut dia, bukan hanya di Bandara Soekarno Hatta saja, kepadatan penumpang juga diprediksi akan terjadi di Bandara Ngurahai Bali. Bahkan, pihaknya mencatat, kenaikan tersebut juga terjadi pada pelancong internasional yang masuk untuk berlibur ke Bali.

"Penumpang internasional diprediksi tumbuh 37,02 persen atau 868.080 penumpang dibandingkan periode sebelumnya yang hanya 633.544 penumpang,"ujar Rizal Pahlevi.

Meski begitu, Rizal Pahlevi mengaku tak akan fokus pada 2 bandara itu saja, melainkan total ada 37 bandara di bawah InJourney Airports yang disiagakan untuk mengakut penumpang selama musim liburan Nataru 2025.

Sementara, hingga 15 Desember 2025, InJourney Airports telah menerima sebanyak 558 extra flight dari maskapai untuk dioperasikan pada periode 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Jumlah ini dapat bertambah ke depannya, namun demikian realisasi pengoperasian extra flight bergantung kepada maskapai. 

"Bandara-bandara di bawah pengelolaan InJourney Airports memastikan ketersediaan slot time, agar maskapai dapat mengoperasikan extra flight yang telah disetujui regulator. Bahkan, bandara-bandara InJourney Airports disiagakan beroperasi 24 jam menyesuaikan kebutuhan maskapai penerbangan,” ungkapnya.

Adapun 5 bandara dengan extra flight terbanyak pada periode Nataru 2025/2026 adalah Bandara Soekarno-Hatta Tangerang sebanyak 211 extra flight, Bandara Internasional Yogyakarta sebanyak 37, Bandara Radin Inten II Lampung 30 ekstra flight, Bandara Zainuddin Abdul Madjid Lombok sebanyak 7 dan Bandara Ahmad Yani Semarang 6 permintaan.

"Sejujurnya memang jumlah tahun ini tidak seperti tahun sebelumnya, tapi airlines lebih mempertimbangkan meningkatkan keterisian tempat duduk penumpang, misalnya saja ada yang sampai 85 hingga 90 persen sekali terbang,"ujarnya.

 

InJourney Airports Prediksi 10 Juta Penumpang Bakal Padati 37 Bandara di Periode Nataru

Bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura Indonesia. (Dok InJourney Airports)

Sebelumnya, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memprediksi, sebanyak 10 juta penumpang akan memadati 37 bandara yang dikelola di seluruh Indonesia selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

"Pada periode Nataru di bandara-bandara InJourney Airports selama 21 hari ini, kami memperkirakan pergerakan penumpang mencapai sekitar 10 juta penumpang. Seluruh bandara siaga operasi 24 jam menyesuaikan kebutuhan maskapai,” ungkap Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, pada Selasa (16/12/2025).

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, bandara-bandara di Indonesia telah dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang memadai, serta diperkuat dengan infrastruktur Teknologi Informasi (IT) yang modern.

Bagian dari sistem Airport Management tersebut antara lain:

Airport Operation Control Center (AOCC): Ruang kontrol yang berfungsi memantau kondisi operasional bandara secara real-time.

Management Operation based on Traffic (MOT): Sistem yang dapat memprediksi pergerakan atau kepadatan penumpang di terminal.

Sistem ini juga memberikan rekomendasi optimalisasi fasilitas dan kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk memastikan pelayanan berjalan dengan baik.“Infrastruktur sisi udara, yakni runway, taxiway, apron, hingga sistem kelistrikan dan fasilitas drainase dipastikan dalam kondisi baik untuk melayani penerbangan,” tambah Mohammad R. Pahlevi.

 

Suasana Meriah Natal di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

Bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura Indonesia. (Dok InJourney Airports)

Sementara itu, suasana meriah liburan Nataru sudah terasa sejak memasuki Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Di setiap gate keberangkatan, terlihat hiasan berupa tumpukan kado dengan berbagai ukuran.

Bekerja sama dengan Toys Kingdom, kini tersedia pohon natal dan area bermain anak di dalam terminal. Area ini dirancang untuk membuat penumpang lebih nyaman saat menunggu waktu boarding tanpa khawatir anak rewel. Juga disediakan spot khusus untuk swafoto (selfie) bernuansa Natal dan Tahun Baru.

"Di tahun ini, kami menyediakan berbagai arena sehingga anak-anak bisa bermain terlebih dahulu sambil menunggu penerbangan," kata Ellen Widodo, General Manager Marketing Communication Toys Kingdom.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya