Banjir Rob Landa Wilayah Pesisir Jakarta, 6 RT dan 1 Ruas Jalan Tergenang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan ada 6 rukun tetangga (RT) dan satu ruas jalan tergenang di wilayah pesisir Jakarta

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 22 November 2025, 13:55 WIB
Nelayan melintasi banjir rob saat cuaca ekstrem di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (28/12/2022). Banjir ROB, hujan deras dan cuaca buruk melanda kawasan Pelabuhan Muara Baru saat siang menjelang sore hari. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan ada 6 rukun tetangga (RT) dan satu ruas jalan tergenang di wilayah pesisir Jakarta akibat banjir Rob (pesisir). Data ini tercatat per pukul 13.00 WIB.

“BPBD mencatat saat ini terdapat 6 RT dan 1 ruas jalan tergenang,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/11/2025).

Yohan menyampaikan, berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok, peringatan dini banjir pesisir 18 - 26 November 2025 telah disampaikan kepada warga.

Adapun banjir Rob ini disebabkan oleh adanya fenomena pasang maksimum air laut bersamaan dengan fenomena fase Bulan Baru, sehingga meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta.

“Hal tersebut menyebabkan kenaikan Pintu Air Pasar Ikan Bahaya/Siaga 1 pada Hari Sabtu 22 November 2025 pukul 09.00 WIB dan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta,” jelasnya.

Sebagai upaya penanganan, BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personil untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan wilayah mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik.

Selain itu, BPBD DKI Jakarta juga bekerja sama dengan para lurah dan camat setempat untuk menyiapkan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat.

“BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” katanya.

 

Daftar Wilayah Terdampak

Gelombang tinggi dan angin kencang menghantam pesisir Jakarta, Kamis (9/1/2020). Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) memetakan kawasan yang rawan diterjang banjir rob selama cuaca ekstrem melanda Jakarta pada 9 hingga 12 Januari 2020. (merdeka.com/Imam Buhori)

Adapun data wilayah terdampak genangan imbas banjir Rob adalah sebagai berikut:

6 RT di Kepulauan Seribu:

- Kepulauan Seribu Utara (4 RT)

Kel. Pulau Panggang 2 RT

Ketinggian: 10 cm

Penyebab: ROB

Situasi: Masih dalam penanganan

Kel. Pulau Kelapa 1 RT

Ketinggian: 10 cm

Penyebab: ROB

Situasi: Masih dalam penanganan

Kel. Pulau Harapan 1 RT

Ketinggian: 20 cm

Penyebab: ROB

Situasi: Masih dalam penanganan

 

Wilayah Lainnya

- Kepulauan Seribu Selatan (2 RT)

Kep. Pulau Pari 1 RT

Ketinggian: 10 cm

Penyebab: ROB

Situasi: Masih dalam penanganan

Kel. Pulau Tidung 1 RT

Ketinggian: 10 cm

Penyebab: ROB

Situasi: Masih dalam penanganan

1 ruas jalan di Jakarta Utara

1. Jl. RE. Martadinata RT 001 RW 012 (Depan JIS), Kel. Papanggo, Kec. Tanjung Priok

Ketinggian: 10 cm

Penyebab: ROB

Situasi: Masih dalam penanganan

Infografis Waspada Banjir Rob di Pesisir Jakarta. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya