Top 3: Rekrutmen Polri 2025

Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum pada Selasa (11/11/2025).

oleh Septian DenyDiterbitkan 11 November 2025, 06:30 WIB
Sejumlah personel polisi berbaris saat berlangsungnya upacara peringatan HUT Ke-73 Bhayangkara di kawasan Monas, Jakarta, Rabu (10/7/2019). Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi inspektur upacara yang dihadiri sebanyak 4.000 personel Polri dan 7 resimen TNI tersebut. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi mengumumkan pembukaan penerimaan Bintara Brimob Polri Tahun Anggaran 2026, Rekrutmen ini merupakan bagian dari upaya Polri memperkuat sumber daya manusia di Korps Brimob, dengan menyiapkan personel muda yang tangguh, berkarakter Bhayangkara, dan siap menghadapi tantangan era digital menuju Police 4.0.

Pendidikan pembentukan Bintara Brimob akan menghasilkan lulusan dengan pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda). Mereka dipersiapkan untuk memiliki kemampuan di bidang penindakan huru-hara, anti anarki, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Artikel Rekrutmen Polri 2025: Cek Syarat dan Cara Daftar Bintara Brimob ini bikin penasaran pembaca di Kanal Bisnis Liputan6.com. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di Kanal Bisnis Liputan6.com?

Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum pada Selasa (11/11/2025):

1. Rekrutmen Polri 2025: Cek Syarat dan Cara Daftar Bintara Brimob

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi mengumumkan pembukaan penerimaan Bintara Brimob Polri Tahun Anggaran 2026, Rekrutmen ini merupakan bagian dari upaya Polri memperkuat sumber daya manusia di Korps Brimob, dengan menyiapkan personel muda yang tangguh, berkarakter Bhayangkara, dan siap menghadapi tantangan era digital menuju Police 4.0.

Pendidikan pembentukan Bintara Brimob akan menghasilkan lulusan dengan pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda). Mereka dipersiapkan untuk memiliki kemampuan di bidang penindakan huru-hara, anti anarki, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Polri menetapkan kuota didik sebanyak 2.000 orang dalam rekrutmen kali ini. Pendidikan pembentukan akan berlangsung di tiga lokasi, yakni Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Timur, SPN Polda Metro Jaya, dan SPN Polda Sulawesi Selatan. Masa pendidikan dijadwalkan berlangsung selama lima bulan, sesuai dengan kalender pendidikan dan pelatihan (Prodiklat) Polri Tahun Anggaran 2026.

Baca artikel selengkapnya di sini

2. Harga Emas Pegadaian Hari Ini 10 November 2025: UBS dan Galeri24 Kompak Stabil

Pegawai menunjukkan emas batangan di Galeri 24, Jakarta, Selasa (13/9/2022). Harga jual kembali (buyback) emas Antam ikut naik Rp 3.000, dibanderol Rp 823.000 per gram. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Harga emas dari dua produk logam mulia di Pegadaian pada Senin (10/11/2025) kompak stagnan. Dua produk logam mulia itu antara lain buatan UBS dan Galeri24.

Harga jual  emas Galeri24 stagnan di posisi Rp 2.378.000 per gram. Demikian harga emas UBS stabil di posisi Rp 2.381.000 per gram.

Emas Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sementara emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram.Berikut daftar lengkap harga emas Pegadaian masing-masing produk seperti dikutip dari Antara.

Baca artikel selengkapnya di sini

3. Mensesneg: Redenominasi Rupiah Belum Akan Diterapkan dalam Waktu Dekat

Petugas menata mata uang rupiah di salah satu gerai penukaran mata uang di Jakarta, Kamis (5/1/2023). Mengutip data Bloomberg pukul 15.00 WIB, rupiah ditutup turun 0,22 persen atau 34 poin ke Rp15.616,5 per dolar AS. Hal tersebut terjadi di tengah penguatan indeks dolar AS 0,16 persen ke 104,41. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pemerintah memastikan kebijakan redenominasi rupiah belum akan diterapkan dalam waktu dekat. Hal ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/11).

“Belum, masih jauh,” kata Prasetyo singkat menanggapi pertanyaan wartawan terkait rencana pelaksanaan redenominasi, dikutip dari Antara, Senin (10/11/2025).

Saat ini, pemerintah masih dalam tahap menyiapkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Harga Rupiah (Redenominasi), yang ditargetkan rampung pada tahun 2027.

Baca artikel selengkapnya di sini

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya