Liputan6.com, Jakarta - Sebuah alamat dompet yang diduga kuat terhubung dengan BitMine Immersion Technologies baru saja menerima transfer koin kripto Ethereum (ETH) dalam jumlah fantastis.
Menurut data analitik on-chain, yang dikutip dari coinmarketcap, Sabtu (1/11/2025), sekitar dua jam lalu, dompet tersebut kedatangan 44.000 ETH. Jika dihitung dengan harga saat ini, nilainya mencapai sekitar USD 166,76 juta atau setara Rp 2,7 Triliun (kurs Rp 16.500 per USD).
Advertisement
Transfer jumbo ini bukan sekadar transaksi biasa. Ini adalah bukti nyata dari strategi akuisisi ETH agresif yang dijalankan BitMine.
Entitas di balik transaksi masif ini adalah BitMine Immersion Technologies, yang dipimpin oleh Thomas "Tom" Lee. BitMine secara konsisten dan terus-menerus menambah kepemilikan Ethereum-nya.
Saat ini, mereka sudah menguasai lebih dari 3,31 juta ETH. Target ambisius mereka? Mengontrol 5% dari total seluruh pasokan Ethereum di dunia!
"Kami meningkatkan kepemilikan kas kami menjadi USD 305 juta (dari USD 219 juta) dan mengakuisisi 77.055 token ETH selama seminggu terakhir, mendorong kepemilikan ETH kami menjadi 3,31 juta, atau 2,8% dari total pasokan ETH... Kami kini sudah melewati separuh jalan dari target awal kami, yaitu 'alchemy of 5%' dari ETH."
— Thomas "Tom" Lee, Chairman BitMine.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Implikasi Pasar: Harga Naik dan Sentralisasi Risiko
Strategi borong ETH yang dijalankan BitMine ini memiliki implikasi besar bagi pasar kripto. Transaksi akuisisi ini terjadi berbarengan dengan kenaikan harga ETH yang menembus level 3.800 USDT, menunjukkan adanya optimisme pasar.
Secara finansial, aksi BitMine ini bisa:
- Meningkatkan Pengaruh Pasar: Dengan ETH yang terkonsentrasi, BitMine bisa lebih mudah memengaruhi harga.
- Memicu Sentralisasi: Konsentrasi kepemilikan yang tinggi memunculkan risiko sentralisasi pada aset yang seharusnya terdesentralisasi.
- Memengaruhi Volatilitas: Kepemilikan yang besar membuat pasar rentan terhadap panic selling atau manuver strategis dalam skala besar.
Mirip Aksi MicroStrategy
Aksi BitMine ini sering disandingkan dengan sejarah pembelian Bitcoin oleh institusi seperti MicroStrategy. Tentu, kepemilikan ETH yang terkonsentrasi ini berpotensi memberikan dampak serupa terhadap harga dan dinamika pasar Ethereum ke depannya.
Seiring kepemilikan BitMine yang makin meluas, perhatian dari regulator dan otoritas keuangan pun diprediksi akan meningkat. Bagi investor, memantau pergerakan transaksi BitMine selanjutnya sangat penting untuk menganalisis kesehatan pasar kripto.