Liputan6.com, Jakarta PT Telkomsel berkolaborasi dengan GoTo Financial meluncurkan dua produk yang menyatukan konektivitas dan keuangan digital. Yakni eSIM SIMPATI GoPay sebagai eSIM co-branded pertama yang tersedia di aplikasi GoPay, dan Telkomsel Wallet by GoPay sebagai fitur dompet digital terbaru dalam aplikasi MyTelkomsel.
Direktur Sales Telkomsel Stanislaus Susatyo mengatakan, kolaborasi dengan GoPay tidak hanya memperkuat daya saing masing-masing perusahaan, tali juga membuka akses yang lebih luas terhadap layanan konektivitas dan transaksi digital yang inklusif.
Advertisement
"Dengan integrasi antara jaringan unggulan Telkomsel dan solusi keuangan digital dari GoPay, kami menghadirkan pengalaman digital yang makin terhubung, aman, dan efisien bagi masyarakat," ujarnya, Selasa (28/10/2025).
Presiden Direktur GoTo Financial Sudhanshu Raheja berharap, peluncuran dua produk ini bakal memperluas akses bagi pengguna GoPay dan MyTelkomsel. Sehingga turut mendorong jumlah pengguna pada dua platform tersebut.
"Mulai dari pembelian eSIM hingga pengelolaan transaksi digital, semuanya dapat dilakukan dalam satu aplikasi. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk mendukung inklusi keuangan melalui inovasi yang mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat," kata dia.
Melalui eSIM SIMPATI GoPay memungkinkan pengguna untuk menikmati layanan seluler tanpa perlu menggunakan kartu SIM fisik atau berpindah antar aplikasi.
Telkomsel Wallet by GoPay
Sementara Telkomsel Wallet by GoPay adalah fitur dompet digital hasil kolaborasi yang tersedia dalam aplikasi MyTelkomsel dan terhubung langsung dengan sistem GoPay.
Fitur ini memungkinkan refund instan di Telkomsel Wallet by GoPay untuk transaksi pembelian paket yang dibatalkan.
Lalu, fitur tersebut juga melayani pembayaran berbagai layanan digital di aplikasi MyTelkomsel seperti pulsa, paket data, hingga langganan streaming.
Kolaborasi dengan OpenAI
Sebelumnya, Telkomsel juga telah mengumumkan kerjasama dengan OpenAI pada Agustus 2025 lalu. Kolaborasi ini menjadi tanda positif, di mana kedua perusahaan berencana memperkuat kapabilitas kecerdasan buatan (AI) di Indonesia.
Tak hanya itu, kedua perusahaan juga berharap kerjasama ini dapat menghadirkan kecerdasan buatan (AI) lebih inklusif bagi masyarakat di Tanah Air.
"Kami inginkan hanyalah membuat AI inklusif, berarti kami ingin setiap orang Indonesia bisa mengakses teknologi dengan mudah,” ujar Wong Soon Nam, Director of Planning & Transformation Telkomsel beberapa waktu lalu.
Oliver Jay, Managing Director, International OpenAI mengatakan, "kita ingin AI ini dapat membantu dengan apa pun yang mereka lakukan, baik itu bekerja, belajar, maupun menjalani kehidupan sehari-hari."
Sebagai bagian dari MoU, operator seluler plat merah ini juga berencana untuk mengeksplorasi penerapan solusi AI lintas industri dengan dukungan teknologi ChatGPT.