Liputan6.com, Jakarta - Produsen otomotif asal Tiongkok, BYD, kembali menarik perhatian dengan pengajuan paten desain untuk model pikap baru ke European Union Intellectual Property Office (EUIPO), 23 Oktober 2025, dan mengindikasikan kesiapan untuk debut global.
Disitat dari Carnewschina, dari desain paten yang diajukan, terlihat bahwa pikap baru BYD ini menggunakan bahasa desain Dynasty, yang sebelumnya dipakai pada crossover seperti BYD Song Plus dan SUV lainnya.
Advertisement
Tampilan paten memperlihatkan bentuk unibody dengan bak terbuka yang relatif pendek, memberi kesan lebih seperti model 'ute' dibanding truk berat tradisional, mirip konsep seperti Hyundai Santa Cruz.
Dari gambar paten, bagian belakang mobil menampilkan dua unit lampu vertikal yang dihubungkan dengan strip LED tipis, serta trim plastik di area bawah bodi untuk kesan praktis.
Menariknya, tutup tangki bahan bakar ditempatkan di fender kiri belakang, sedangkan port pengisian listrik berada di fender kanan, menandakan kemungkinan adanya varian plug-in hybrid (PHEV) atau elektrifikasi.
Meskipun belum ada spesifikasi resmi yang dirilis, sumber Tiongkok menyebut bahwa pikap ini bisa memakai sistem plug-in hybrid (PHEV) jenis DM-o, yang juga digunakan pada seri 'Shark', meski versi dengan powertrain DM-i atau DM-p yang lebih sederhana tak bisa dikesampingkan.
Model Entry Level
Model ini merupakan bagian dari lini 'Shark series' yang diharapkan jadi model entry-level BYD dalam keluarga tersebut.
Sementara itu, pengajuan desain ke EUIPO juga menegaskan ambisi ekspor BYD ke pasar global, termasuk Eropa, Amerika Latin, dan Australia.
Sebelumnya, model pertama BYD Shark 6, sudah dijual di pasar global selama lebih dari satu tahun namun belum masuk pasar domestik Tiongkok.