Harga Saham ADRO Lesu Hari Ini 9 Oktober 2025

Harga saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) berbalik arah melemah pada perdagangan Kamis, (9/10/2025).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 09 Oktober 2025, 14:13 WIB
Karyawan memfoto layar pergerakan IHSG, Jakarta, Rabu (3/8/2022). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu (3/08/2022), ditutup di level 7046,63. IHSG menguat 58,47 poin atau 0,0084 persen dari penutupan perdagangan sehari sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Setelah melonjak signifikan, harga saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) berbalik arah memerah pada perdagangan saham Kamis, (9/10/2025). 

Mengutip data RTI, harga saham ADRO turun 4,59% ke posisi Rp 1.765 per saham pada pukul 14.02 WIB. Harga saham ADRO dibuka naik 15 poin ke posisi Rp 1.865 per saham. Harga saham ADRO berada di level tertinggi Rp 1.880 dan level terendah Rp 1.760 per saham. Total frekuensi perdagangan 75.067 kali dengan volume perdagangan 3.452.306 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 627,9 miliar.

Pada sesi pertama, saham ADRO ditutup merosot 2,7% ke posisi Rp 1.800 per saham. Harga saham ADRO dibuka naik 15 poin ke posisi Rp 1.865 per saham. Saham ADRO berada di level tertinggi Rp 1.880 dan terendah Rp 1.780 per saham. Total frekuensi perdagangan 2.965.896 saham. Nilai transaksi Rp 541,3 miliar.

Sementara itu, pada sesi kedua, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau. IHSG naik 0,33% ke posisi 8.192. Indeks saham LQ45 bertambah 0,02%.

Pada perdagangan saham Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.223,61 dan level terendah 8.159,94.

Sebanyak 456 saham menguat sehingga angkat IHSG. 230 saham melemah dan 107 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 1.993.858 kali dengan volume perdagangan 24,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 18,1 triliun.

Kinerja Semester I 2025

Karyawan melintasi layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat acara Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 di Jakarta, Jumat (30/12/2022). PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 59 perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) atau pencatatan saham sepanjang 2022. Pada penutupan perdagangan akhir tahun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup lesu 0,14% atau 9,46 poin menjadi 6.850,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) membukukan kinerja keuangan yang lesu hingga Juni 2025. Perseroan mencatat penurunan pendapatan dan laba sepanjang semester I 2025.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Minggu, 31 Agustus 2025, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk mencatat pendapatan usaha USD 857,69 juta hingga semester pertama 2025. Pendapatan usaha Perseroan turun 18,6% dari periode sama tahun sebelumnya USD 1,05 miliar.

Beban pokok pendapatan susut 3,56% menjadi USD 573,42 juta hingga semester I 2025 dari periode sama tahun sebelumnya USD 594,63 juta. Dengan demikian, laba bruto  turun 38,07% menjadi USD 284,27 juta hingga Juni 2025 dari Juni 2024 sebesar USD 459,07 juta.

Perseroan membukukan penurunan beban usaha menjadi USD 60,34 juta hingga semester pertama 2025 dari periode sama tahun sebelumnya USD 73 juta.

 

Aset Perseroan

Aktivitas pekerja di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Senin (3/1/2022). Pada pembukan perdagagangan bursa saham 2022 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung menguat 7,0 poin atau 0,11% di level Rp6.588,57. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Laba usaha turun 47,35% menjadi USD 203,32 juta hingga semester pertama 2025. Pada periode semester pertama 2024, laba usaha tercatta USD 386,19 juta.

Seiring kinerja tersebut, Alamtri Resources mencatat laba periode berjalan terpangkas 77,85% menjadi USD 194,93 juta hingga semester pertama 2025. Periode sama tahun sebelumnya, Perseroan meraup laba USD 880,18 juta.

Ekuitas Perseroan tercatat turun menjadi USD 4,98 juta hingga semester pertama 2025 dari periode Desember 2024 USD 5,37 miliar. Total liabilitas naik menjadi USD 1,41 miliar hingga 30 Juni 2025 dari Desember 2024 sebesar USD 1,33 miliar.

Aset Perseroan turun menjadi USD 6,40 miliar hingga Juni 2025 dari Desember 2024 sebesar USD 6,70 miliar. Perseroan kantongi kas dan setara kas menjadi USD 1,06 miliar hingga Juni 2025 dari Desember 2024 sebesar USD 1,40 miliar.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya