Rumah Subsidi FLPP Sudah Tembus 196.400 Unit hingga Awal Oktober 2025

Menteri PKP Maruarar Sirait menuturkan, program rumah subsidi tidak hanya memberikan tempat tinggal layak, tetapi juga menggerakkan perekonomian rakyat setempat.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 07 Oktober 2025, 23:49 WIB
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dalam acara Sosialisasi Kredit Program Perumahan bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Jakarta, Minggu (7/9/2025). (Liputan6.com/Tira)

Liputan6.com, Jakarta - Program rumah subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah terealisasi sebanyak 196.400 unit lebih.

Demikian disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, seperti dikutip dari Antara, Selasa (7/10/2025).

"Per hari ini kita sudah realisasi FLPP secara nasional di angka 196.400-an,” kata dia.

Ia mengatakan, jika rumah subsidi program FLPP bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sudah dibangun dan tersedia total berjumlah 240.265 unit.

Program ini bertujuan mengurangi backlog perumahan dengan menyediakan rumah subsidi dengan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) lima persen bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

"Kalau rumah yang sudah dibangun yang sudah ready stock menunggu putusan kredit hingga akad kredit itu totalnya ada di 240.265," ujar Ara sapaan akrabnya.

Menurut Ara, program rumah subsidi tidak hanya memberikan tempat tinggal layak, tetapi juga menggerakkan perekonomian rakyat setempat.

 

"Kalau bapak gubernur, pak bupati, dan rakyat Sumut (Sumatera Utara) masih membutuhkan, saya tambahkan lagi kuotanya. Tolong ditambahkan lagi kuotanya ya," kata Ara kepada jajarannya.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengatakan, Sumut mendapatkan kuota KPR FLPP untuk 15.000 unit rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan aparatur sipil negara (ASN) di Sumut.

Pihaknya ingin menyukseskan Program 3 Juta Rumah dan pembangunan rumah subsidi MBR dan ASN, termasuk TNI/Polri di wilayah Sumatera Utara.

"Dari 15.000 unit rumah subsidi itu, per hari ini sudah 8.161 unit di Sumatera Utara," kata Bobby.

 

BTN Sudah Salurkan 129.687 Unit KPR Subsidi FLPP Sepanjang 2025

Suasana proyek pembangunan perumahan subsidi BTN di Kawasan Bogor, Jawa Barat, Jumat (18/2/2022). PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memacu penyaluran Kredit Pembiayaan Rumah Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR Sejahtera FLPP). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengapresiasi kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) sebagai penyalur terbesar untuk program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang jauh melampui bank-bank milik lainnya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi BTN karena menjadi yang paling besar dari semua bank penyalur KPR FLPP yang ada,” ujar Menteri PKP, Minggu (5/10/2025).

Di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam acara akad massal KPR Subsidi FLPP baru-baru ini, Menteri PKP Maruarar Sirait memaparkan data penyaluran KPR Subsidi FLPP hingga 26 September 2025, yang menunjukkan BTN berada di tingkat teratas dengan jumlah yang disalurkan mencapai 93.098 unit, disusul unit usaha syariahnya yakni BTN Syariah dengan 36.589 unit.

Jika ditotal, penyaluran BTN dan BTN Syariah mencapai 129.687 unit atau setara 37 persen dari total kuota KPR Subsidi FLPP tahun ini yang telah ditetapkan sebanyak 350.000 unit secara nasional.

Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan penyaluran oleh bank-bank milik lainnya.

 

Pangsa Pasar KPR

KPR subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di daerah Cileungsi, Kabupaten Bogor. (Liputan6.com/Maulandy)

Dengan penguasaan pangsa pasar KPR Subsidi FLPP lebih dari sepertiga kuota nasional, BTN terbukti masih menjadi pemain unggul yang terus konsisten mendukung pemenuhan kebutuhan rumah rakyat yang layak huni dan terjangkau, terutama untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Menteri Ara sebelumnya menyebutkan, sebagai bank yang berkontribusi paling besar dibandingkan bank-bank penyalur KPR FLPP lainnya, BTN diharapkan dapat terus mendukung Program 3 Juta Rumah melalui penyaluran pembiayaan untuk pembangunan dan renovasi rumah rakyat.

BTN juga menunjukkan optimismenya bahwa penyaluran 220.000 rumah melalui KPR FLPP sesuai yang dialokasikan pemerintah untuk BTN dari total 350.000 unit secara nasional pada 2025 dapat tercapai.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya