Monolog Jimmy Kimmel Setelah Skorsing Meledak, Penontonnya Melonjak Sampai 3 Kali Lipat dari Biasa

Monolog Jimmy Kimmel yang berdurasi hampir 30 menit tersebut berhasil menarik puluhan juta penonton di berbagai platform.

oleh Vindy ThereciaDiterbitkan 26 September 2025, 09:00 WIB
Jimmy Kimmel (Chris Pizzello/Invision/AP)

Liputan6.com, Jakarta - Monolog Jimmy Kimmel Live! setelah kembalinya sang pembaca acara dari skorsing kini menjadi monolognya yang paling banyak ditonton sepanjang masa di YouTube. Dilansir dari The Guardian, Kamis (25/9/2025), angka penayangannya mencapai lebih dari 15 juta penayangan hanya dalam 16 jam pertama. 

Laporan dari CNN, Rabu (24/9/2025), episode monolog ini juga berhasil mengumpulkan rata-rata 6,3 juta penonton melalui siaran televisi tradisional, lebih dari tiga kali lipat dari jumlah penonton biasanya. Lonjakan angka drastis ini menjadi lebih fenomenal mengingat acara tersebut tidak ditayangkan di puluhan stasiun afiliasi ABC.

Menurut pernyataan ABC yang dikutip oleh CNN, acara tersebut juga mencetak rekor baru dalam demografi penonton usia 18 hingga 49 tahun, yang merupakan target utama bagi pengiklan. Episode monolog ini tercatat sebagai "episode reguler dengan rating tertinggi dalam lebih dari 10 tahun terakhir", kata Disney, pemilik ABC.  

Diwartakan juga oleh CNN, angka-angka yang disebutkan ini secara signifikan melampaui rekor monolog Jimmy Kimmel 8 tahun lalu. Yakni monolog emosional pada tahun 2017 saat ia menceritakan tentang penyakit jantung bawaan yang diderita putranya, Billy. 

Jika menggabungkan penonton dari siaran ABC, YouTube, dan platform media sosial lainnya, monolog Jimmy Kimmel tentang kebebasan berbicara berhasil menjangkau puluhan juta orang dan angkanya masih akan terus meningkat.


Bangkit Setelah Pemblokiran

Komedian Jimmy Kimmel membuka acara Academy Awards ke-90 di Hollywood, California (4/3). (AFP Photo/Mark Ralston)

Menurut angka awal dari Nielsen yang dilaporkan oleh The Guardian, Rabu (24/9/2025), acara tersebut bahkan berhasil menarik hampir 6,3 juta pemirsa siaran tanpa ditayangkan di puluhan stasiun afiliasi ABC milik perusahaan Sinclair dan Nexstar. Dua perusahaan tersebut diketahui dapat menjangkau sekitar 23% rumah tangga Amerika, menurut laporan dari CNN.

Keputusan pemblokiran ini kemungkinan besar justru mendorong para penonton yang penasaran untuk beralih ke platform lain seperti YouTube, yang akhirnya membuat lonjakan besar pada jumlah penayangan di YouTube.


Kontroversi Pemblokiran

Lonjakan penonton ini tidak terlepas dari kontroversi yang mendahuluinya, yaitu saat Disney, pemilik ABC menskors acara Jimmy Kimmel Live! Laporan dari The Guardian, keputusan itu diambil di bawah tekanan dari kepala Komisi Komunikasi Federal (FCC) yang ditunjuk Donald Trump terkait komentar Jimmy Kimmel atas penembakan seorang aktivis sayap kanan.

Lanjut Baca:

Namun, skorsing tersebut dengan cepat memicu kemarahan publik dan menjadi sorotan nasional, memicu protes atas nama kebebasan berbicara. The Guardian juga menginformasikan bahwa tekanan dari para bintang Hollywood, aktivis, serikat pekerja, hingga boikot konsumen akhirnya membuat Disney membatalkan keputusannya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya