Perawat Thailand Terkejut Korban Kecelakaan yang Ditolong Ternyata Pacarnya Sendiri

Bagaimana kronologi kecelakaan maut tersebut terjadi?

oleh Indra Cahya VanleonDiterbitkan 19 September 2025, 21:30 WIB
Ilustrasi kecelakaan mobil karena rem blong (Foto: Freepik/fxquadro)

Liputan6.com, Bangkok - Kisah seorang perawat di Thailand menjadi sorotan publik setelah mengalami kejadian pilu dalam perjalanan pulang kerja.

Ia sempat berhenti untuk menolong korban kecelakaan di jalan. Namun, hatinya langsung hancur saat mengetahui bahwa orang yang ia tolong ternyata pacarnya sendiri.

Peristiwa itu terjadi sekitar tengah malam pada 6 September di Jalan Raya 347, Provinsi Ayutthaya, Thailand tengah, dilansir dari SCMP, Jumat (20/9/2025).

Sebuah SUV Mitsubishi putih diduga hilang kendali dan menabrak tiang listrik di pembatas jalan. Benturan keras membuat sisi kanan mobil rusak parah, sementara pengemudi berusia 42 tahun terjebak di dalam bangkai kendaraan.

Tim penyelamat dari Ayutthaya segera tiba di lokasi dan menggunakan alat hidrolik untuk membuka bagian mobil serta mengevakuasi sang sopir.

Saat itu, seorang perawat unit gawat darurat yang baru saja menyelesaikan shift di Rumah Sakit Ayutthaya kebetulan melintas. Ia langsung menepi dan tanpa ragu ikut membantu proses penyelamatan.

Namun ketika melihat wajah korban, ia sontak menangis histeris. Pengemudi yang kritis itu ternyata pacarnya sendiri.

Akhir Hayat

Ilustrasi pasien. (Image by rawpixel.com on Freepik)

Belakangan terungkap, pasangan itu baru saja selesai bekerja dan meninggalkan rumah sakit bersama.

Sang perawat kebetulan mengendarai mobil di belakang pacarnya saat perjalanan pulang.

Saksi mata mengatakan meski dirundung duka, sang perawat tetap berusaha melakukan CPR pada pacarnya. Ia bahkan terus memberi pertolongan saat korban dilarikan ke rumah sakit.

Sayangnya, semua usaha itu tidak berhasil. Sang pacar akhirnya meninggal dunia akibat luka parah yang dideritanya.

Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.

Kisah pilu ini pertama kali dilaporkan harian Thailand Khaosod dan membuat warganet ramai memberikan doa dan ucapan duka di media sosial.

“Itu pasti sangat menghancurkan hati. Saya ikut berduka untukmu. Semoga cintanya tetap menjadi penguat dan penuntunmu,” tulis seorang warganet.

“Trauma psikologisnya pasti sangat berat. Semoga kamu tidak sampai mengalami PTSD. Saya juga pernah menemukan suami saya setelah kecelakaan di jalan. Sekarang, naik motor saja bikin saya cemas,” tulis yang lain.

“Ketulusanmu membuatmu bisa menemani pacarmu di perjalanan terakhirnya. Dia masih bisa melihatmu sebelum meninggalkan dunia ini,” tambah lainnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya