Genjot Inovasi di Industri Plastik, Pamerindo Hadirkan Pameran Sektor Bahan Plastik dan Kimia

Pamerindo Indonesia bekerja sama dengan Himpunan Polimer Indonesia (HPI) menghadirkan sub-show baru bertajuk Bahan Plastik & Kimia.

oleh Linda Maulina KhairunnisaDiperbarui 09 September 2025, 20:10 WIB
Penandatanganan MOU kerja sama antara Pamerindo Indonesia dan Himpunan Polimer Indonesia (HPI) untuk pameran Plastics and Rubber Indonesia 2025, Selasa (9/9/2025). (Foto:Linda/Liputan6).

Liputan6.com, Jakarta - Pamerindo Indonesia kembali menyelenggarakan Plastics & Rubber Indonesia, pameran tahunan yang telah berlangsung sejak 1989.

Tahun ini, ajang yang memasuki penyelenggaraan ke-36 tersebut akan digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran pada 19–22 November 2025.

Sebagai bagian dari pengembangan pameran, Pamerindo Indonesia bekerja sama dengan Himpunan Polimer Indonesia (HPI) menghadirkan sub-show baru bertajuk Bahan Plastik & Kimia. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua pihak pada Selasa, (9/9/2025).

Kehadiran program ini kian relevan dengan proyeksi ekspor plastik Indonesia yang diperkirakan menembus USD 3,1 miliar pada 2028. Selain itu perubahan tren industri, terutama meningkatnya kebutuhan di sektor material dan kimia juga melatarbelakangi munculnya sub-show ini.

"Selama ini kami memang fokus ke mesin-mesin besar, seperti injection molding. Tapi setelah Covid, kami melihat ada peningkatan perusahaan di sektor kimia, sehingga tahun ini kami memutuskan meluncurkan sub-show Plastic Material & Chemical. Kami menganggap sektor ini penting untuk mempertahankan kebijakan keberlangsungan seluruh industri," ujar Portfolio Director PT Pamerindo Indonesia, Meysia Stephannie, di Grayhound Cafe, Jakarta, Selasa (9/9/2025).

 

Motor Penggerak Inovasi

Sesi diskusi bersama Portfolio Director PT Pamerindo Indonesia, Meysia Stephannie dan Koordinator Pengembangan dan Penguatan Organisasi HPI, Tita Puspitasari di Grayhound Cafe, Jakarta, Selasa (9/9/2025). (Foto: Linda/Liputan6).

Lebih dari sekadar memperkaya pameran, bahan plastik & kimia yang bertujuan menjadi motor penggerak inovasi, keinginan, dan pertumbuhan jangka panjang industri plastik Indonesia dan diharapkan dapat mendorong kemandirian industri nasional, mempercepat penggunaan material inovatif ramah lingkungan, serta membuka peluang pasar baru. 

Pada 2025, pameran ini diperkirakan dihadiri sekitar 150–180 peserta dari 25–30 negara.

"Jadi untuk pameran plastik yang terutama untuk tahun ini, saat ini masih berjalan, kami masih dalam proses, tapi biasanya kami bisa mendapatkan mungkin sekitar 150–180 peserta,setiap tahunnya, itu sekitar dari rata-rata kami sekitar 25–30 negara,” ujar Meysia.

 

Target Pengunjung

Ia menambahkan, pameran ini juga diperkirakan akan menarik 12.000 hingga 13.000 pengunjung.

Dari sisi mitra, HPI berharap kolaborasi ini dapat memperkuat interaksi antara peneliti, industri, dan pemangku kepentingan. Koordinator Pengembangan dan Penguatan Organisasi HPI, Tita Puspitasari menuturkan,  misalnya dari suatu proyek atau pertemuan pemangku kepentingan bisa diformulasikan sebuah ide. 

Ia berharap, dengan tersedianya Pamerindo ini, ada suatu side event, sehingga HPI bisa berinteraksi langsung dengan industri, begitu pula sebaliknya.

"Nanti mungkin akan ada suatu komunikasi yang bisa menjadi sarana mencari solusi, baik terkait penyediaan, bahan baku lokal, maupun arah ekonomi sirkular. Dengan adanya juga event di Pamerindo Indonesia ini, khususnya Polimer Material & Chemical, mudah-mudahan teman-teman yang relevan bisa bertemu dengan insan industri, sehingga hasil penelitian bisa terhilirkan dengan baik," kata dia.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya