Perusahaan Kripto Belanda Bakal Luncurkan Bisnis Treasury Bitcoin

Harga bitcoin masih menguat menjadi daya tarik perusahaan kripto asal Belanda ini untuk

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 18 Agustus 2025, 18:03 WIB
Aset digital kripto Bitcoin. (Foto by AI)

Liputan6.com, Jakarta - Harga bitcoin yang telah mencapai rekor tertinggi pada Agustus 2025 mendorong perusahaan kripto untuk ekspansi.

Mengutip Channel News Asia, Senin (18/8/2025), penyedia layanan kripto di Amsternam, Amdax akan meluncurkan perusahaan treasury bitcoin bernama AMBTS (Amsterdam Bitcoin Treasury Strategy) di bursa saham Belanda. Demikian disampaikan Amdax pada awal pekan ini.

Mengutip berbagai sumber, perusahaan treasury bitcoin adalah perusahaan publik yang bertujuan memberikan eksposur harga bitcoin kepada investor. Salah satu pilar bisnisnya adalah kepemilikan bitcoin.

Rencana Amdax ini menyoroti semakin menariknya bitcoin yang telah mencapai rekor tertinggi pada Agustus 2025.

“Dengan lebih dari 10 persen pasokan bitcoin saat ini dipegang oleh perusahaan, pemerintah dan lembaga, kami rasa ini saat yang tepat untuk mendirikan perusahaan treasury bitcoin dengan tujuan untuk mencatatkan saham di Euronext Amsterdam sebagai salah satu bursa terkemuka di Eropa,” ujar CEO Amdax, Lucas Wensing.

Bitcoin telah naik hampir 32% sejauh ini pada 2025 mencapai rekor tertinggi, berkat kemenangan regulasi untuk sektor tersebut setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ke Gedung Putih.

 

 

Putaran Pendanaan

Ilustrasi aset kripto Bitcoin. (Foto By AI)

Trump menyebut dirinya “presiden kripto” dan keluarganya telah melakukan serangkaian upaya di sektor ini selama setahun terakhir.

Amdax dan AMBTS berecana mengumpulkan modal dari sejumlah investor investor swasta dalam putaran pendanaan awal dan ambisi jangka panjang AMBTS untuk memiliki minimal 1% dari semua bitcoin.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Capital B Borong 126 Bitcoin

Ilustrasi bitcoin dan ethereum (Foto: Unsplash/Thought Catalog)

Sebelumnya, Perusahaan publik asal Prancis, yang juga menjadi firma treasury Bitcoin pertama di Eropa, hampir mencapai target penumpukan aset untuk tahun fiskal ini, sementara aset tersebut berpotensi mencetak rekor baru naik lebih tinggi dari sebelumnya.

Perusahaan konsultan teknologi Data & AI yang kini merambah ke bidang treasury tersebut merilis laporan keuangan yang menampilkan pembelian Bitcoin terbarunya.

Sementara itu, aset kripto tersebut mencatat kenaikan harga sepanjang akhir pekan dan, hingga berita ini dilansir pada Rabu, (13/8/2025), masih melanjutkan tren kenaikan (bullish).

Terdaftar di Euronext Growth Paris dengan kode $ALCPB, Capital B (sebelumnya dikenal sebagai Blockchain Group) mengumumkan pembelian terbarunya melalui siaran pers pada hari ini.

Pembelian Bitcoin

Ilustrasi aset kripto Bitcoin. (Foto By AI)

Sebanyak 126 Bitcoin dibeli dengan nilai sekitar €12,4 juta, setara USD 14,4 juta (atau Rp 233,98 miliar,asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.248), sehingga total kepemilikan perusahaan kini mencapai 2.201 BTC, dengan harga rata-rata pembelian sebesar USD 106.770 atau Rp 1,7 miliar per koin.

Langkah ini sejalan dengan rencana mereka untuk mengumpulkan 3.000 BTC hingga akhir tahun fiskal 2025, yang berakhir pada 27 September tahun ini, serta target jangka panjang memiliki 1 persen dari total suplai Bitcoin pada 2033.

Capital B memulai aksi akumulasi pada awal November tahun lalu dan telah mencatat imbal hasil Bitcoin sebesar 1.519,5 persen secara year-to-date (YTD). 

Metrik ini mengukur persentase perubahan rasio antara total kepemilikan BTC dan jumlah saham beredar secara penuh (fully diluted shares) dalam periode tertentu. Sederhananya, ini menunjukkan seberapa besar tambahan kepemilikan aset per potensi saham perusahaan.

 

Prospek Bitcoin

Ilustrasi aset kripto Bitcoin. (Foto By AI)

Saat ini, mereka menempati peringkat ke-24 di daftar Bitcoin Treasuries, bersaing ketat dengan HIVE Digital Technologies yang juga memegang 2.201 BTC, dan berada tepat di belakang Microcloud Hologram yang memiliki 2.353 BTC.

Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar ini mencatat Minggu yang positif. Bitcoin dibuka di level USD 116.490 dan ditutup pada USD 119.310, naik 2,42 persen. Tren kenaikan ini berlanjut hingga Senin, dan saat berita ini ditulis, harganya masih terus menguat.

Minggu ini diperkirakan akan menarik bagi pasar, mengacu pada kalender ekonomi AS, karena akan dirilis data CPI (Indeks Harga Konsumen) dan PPI (Indeks Harga Produsen), serta beberapa indikator ekonomi penting lainnya.

Seperti aset volatil pada umumnya, harga Bitcoin cenderung bereaksi terhadap data makroekonomi. Pergerakannya bisa naik atau turun tergantung hasil rilis data. Selain itu, pertemuan The Fed yang sangat dinantikan juga semakin dekat, tinggal sekitar satu bulan lagi hingga pengumuman apakah akan ada pemangkasan suku bunga, yang berpotensi menjadi pemicu pergerakan harga selanjutnya.

INFOGRAFIS: 10 Mata Uang Kripto dengan Valuasi Terbesar (Liputan6.com / Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya