Harga Kripto Hari Ini 31 Juli 2025: Ethereum Pimpin Penguatan

Harga kripto jajaran teratas bergerak di zona merah pada Kamis, (31/7/2025). Harga bitcoin melemah tipis 0,04%.Sedangkan ethereum melambung.

oleh Gagas Yoga PratomoDiterbitkan 31 Juli 2025, 08:00 WIB
Ilustrasi aset kripto Bitcoin. (Foto By AI)

Liputan6.com, Jakarta - Harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya terpantau alami pergerakan yang beragam pada Kamis, (31/7/2025) pukul 7:00 WIB. Mayoritas kripto jajaran teratas terpantau masih berada di zona merah.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) masih melemah. Bitcoin turun 0,04 persen dalam 24 jam dan 0,79 persen sepekan. 

Saat ini, harga Bitcoin berada di level USD 117.878 per koin atau setara Rp 1,93 miliar (asumsi kurs Rp 16.445 per dolar AS). 

Ethereum (ETH) kembali menguat. ETH naik 0,99 persen sehari terakhir dan 6,34 persen sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level Rp 62,6 juta per koin. 

Kripto selanjutnya, Binance coin (BNB) masih melemah. Dalam 24 jam terakhir BNB turun 0,98 persen, tetapi masih menguat 3,30 persen sepekan. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga Rp 13 juta per koin. 

Kemudian Cardano (ADA) masih berada di zona merah. ADA terkoreksi 1,96 persen dalam sehari dan 5,24 persen sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level Rp 12.557 per koin.

Adapun Solana (SOL) masih melemah. SOL turun 1,38 persen dalam sehari dan 5,01 persen sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level Rp 2,92 juta per koin. 

XRP turut berada di zona merah. XRP ambles 0,52 persen dan 1,47 persen sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga Rp 50.969 per koin. 

Koin Meme Dogecoin (DOGE) masih melemah. Dalam satu hari terakhir DOGE turun 1,34 persen dan 7,91 persen sepekan. Ini membuat DOGE diperdagangkan di level Rp 3.615 per token.

Harga kripto hari ini stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC) masih stabil. Harga keduanya masih berada di level USD 1,00, keduanya menguat masing-masing 0,01 persen.

Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto hari ini berada di level USD 3,86 triliun atau setara Rp 63.481 triliun, melemah sekitar 0,23 persen dalam sehari terakhir.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Pasar Kripto Masuk Fase Kenaikan Besar

Ilustrasi kripto (Foto By AI)

Setelah mengalami stagnasi selama beberapa hari, kapitalisasi pasar kripto global akhirnya menunjukkan tanda-tanda pergerakan besar.

Sebelumnya, sebagian analis sempat memperkirakan harga Bitcoin bisa turun hingga ke level USD 60.000. Namun, sinyal teknikal terbaru justru memberikan gambaran berbeda: potensi penguatan semakin nyata.

Mengutip coinmarketcap, Rabu (30/7/2025), kapitalisasi pasar kripto berhasil menembus zona konsolidasi yang selama ini membatasi pergerakan harga. Indikator RSI (Relative Strength Index) juga mulai memasuki wilayah jenuh beli (overbought), yang dalam tren naik biasanya menjadi sinyal awal kelanjutan reli harga.

Salah satu indikator paling penting saat ini adalah On-Balance Volume (OBV). Penutupan grafik bulanan terakhir menunjukkan breakout OBV yang sangat jelas, tanda adanya akumulasi besar-besaran oleh pelaku pasar.

 

Sesuaikan Strategi

Ilustrasi harga kripto. (Foto by AI)

Dalam sejarah pergerakan kripto, breakout OBV sering kali menjadi pemicu lonjakan harga selanjutnya. Artinya, saat ini pasar bisa saja sudah melewati fase "konsolidasi tenang" dan tengah bersiap menembus level-level baru yang lebih tinggi.

Beberapa analis bahkan menyebut peluang entry mudah mungkin sudah lewat, dan pasar sedang menuju puncak makro siklus berikutnya.

Jika tren ini berlanjut, investor perlu mempertimbangkan untuk menyesuaikan strategi. Terlalu fokus pada potensi koreksi atau menunggu harga turun bisa membuat mereka kehilangan momentum.

Meski selalu penting untuk berhati-hati, sinyal-sinyal teknikal saat ini mengisyaratkan bahwa kepercayaan pada reli jangka pendek hingga menengah mulai tumbuh. Tentu saja, semua itu perlu terus dikaji ulang jika muncul tanda-tanda pembalikan arah secara makro.

INFOGRAFIS: 10 Mata Uang Kripto dengan Valuasi Terbesar (Liputan6.com / Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya