Liputan6.com, Jakarta - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar bimbingan teknis atau bimtek untuk seluruh anggota DPRD Fraksi PKB dan juga wali kota dan bupati se-Indonesia dalam rangkaian HUT ke-27 PKB, Selasa (22/7) malam. Kepada para kadernya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menekankan pentingnya perbaikan kualitas terhadap kinerja mereka yang duduk di eksekutif dan legislatif sebagai representatif dari partainya.
"Peran-peran yang akan kita jalankan kita evaluasi, dari peran yang lalu. Sehingga forum ini (bimtek) menjadi forum evaluasi sekaligus memperbaiki kekurangan kekurangan sebagai legislator eksekutif maupun sebagai pemimpin partai," kata pria akrab disapa Cak Imin kepada awak media usai bimtek di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, seperti dikutip Rabu (23/7/2025).
Advertisement
Cak Imin menambahkan, dirinya menyampaikan rasa terima kasih kepada anak-anak muda yang telah menjadi the rising change maker. Menurut dia, anak muda adalah pembawa kebaikan dan perubahan untuk masa depan yang lebih baik dan PKB siap untuk memberikan dukungan.
"Kita akan terus memberi ruang dan kesempatan serta kerja bareng kepada pemuda yang bisa menjadi talenta dan solusi kepada masyarakat, bangsa, kehidupan, alam dan teknologi. Ini semua yang akan membuat kita bisa menghadapi tantangan," yakin pria yang kini menjabat sebagai Menko Pemberdayaan Masyarakat tersebut.
Generasi Muda Momentum Penentu PKB di 2029
Sementara itu, Wakil Ketua Harian Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB), Riezal Ilham menyatakan generasi muda adalah generasi penggerak. Sebagai kader muda, dia mengaku bersyukur karena PKB memberi ruang terhadap kelompok muda sebagai bagian struktur DPP PKB.
"Generasi muda berkolaborasi dengan banyak segala elemen, karena ini adalah momentum untuk PKB baru untuk mencapai tahun 2029," ujar Riezal dalam kesempatan senada.
Dia menengaskan, baginya PKB adalah partai GenZ sebab lahir di tanggal 23 Juli 1998. Dia pun menolak jika PKB disebut partai tua, karenanya dirinya mengajak semua kader untuk membuktikan aksi kolaboratif, inovatif, yang adaptif, dan bergerak cepat layaknya GenZ.
"Harapannya, kita sebagai partai politik mau dan mampu untuk berkolaborasi ke depan, serta memberikan support bagi para pemuda kita yang punya inisiatif, yang punya gerakan dan bisa memberikan dampak," dia memungkasi.
5 Sosok Inspiratif
Sebagai informasi, ada lima sosok insiparif yang dihadirkan PKB dalam bimtek kepada anggota legislatif dan eksekutif dari PKB se-Indonesia. Pertama bernama Pandu, seorang aktivis lingkungan yang membentuk teknologi ekosistem yang bisa membantu melestarikan lingkungan.
Kedua, Deli dan Chealsea dua srikandi pegiat pendidikan yang mendirikan sekolah untuk kelompok masyarakat adat di Kalimantan. Tempat tinggal mereka ada di Kalimantan Barat dan masih 8 jam dari Pontianak melalui jalur darat. Tujuannya adalah menumbuh kembangkan pendidikan bagi kelompok masyarakat adat meski memiliki keterbatasan sumber daya.
Ketiga adalah Ilham Pinastiko, sosok kreatif pembuat jam dari Indonesia bahan sampah daur ulang. Karyanya yang unik dan memiliki pesan kuat membuat produk tersebut laku di pasar dalam dan luar negeri.
Keempat adalah Michael, seorang yang menggunakan peran AI (artificial intelegence) dalam membuat brand dan banyak produk bisa berinovasi. Dia membuka mata bahwa cara kerja AI sangat produktif untuk memaksimalkan pemasaran sebuah brand.
Kelima, Agam seorwng aktivis gunung dari Rinjani yang menolong banyak pendaki yang diketahui 70 persen pendaki di Gunung Rinjani adalah warga negara asing. Kemampuannya menaklukan medan berliku menjadikannya sosok yang luar biasa.