Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) resmi memulai kerja sama. Hal ini ditandai dengan pernyataan bersama antara Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dan Menteri Kebudayaan, Fadli Zon dalam Penandatanganan Nota Kesepahaman ‘Kolaborasi Strategis: Menyatukan Arah, Memperkuat Kinerja’.
Menurut Menbud Fadli, kolaborasi adalah upaya pengembangan serta pemanfaatan budaya secara lebih luas dan inklusif. Dia berharap, kolaborasi bisa menjadi pecutan semangat bagi Sulawesi Tengah untuk terus merawat dan mengembangkan sektor kebudayaan.
Advertisement
“Kita juga harapkan nanti (Pak Gubernur) bisa menghidupkan taman budayanya maju. Bukan hanya di tradisinya tapi juga pengembangan dan pemanfaatan, termasuk seni kontemporer,” kata Fadli Zon, seperti dikutip dari keterangan diterima, Rabu (23/7/2025).
Menanggapi hal itu, Gubernur Sulteng Anwar Hafid mengapresiasi dan menegaskan komitmen Pemprov Sulteng untuk menindaklanjuti harapan Menbud Fadli. Anwar berpandangan, gagasan diutarakan Menbud Fadli sesuai dengan nafas pembangunan Sulawesi Tengah hari ini yang berlandaskan pada nafas kearifan lokal.
“Alhamdulillah ide gagasan dari Pak Menteri tadi sangat luar biasa membuat kolaborasi. Tentunya kami di Sulawesi Tengah sangat terhormat bisa dilibatkan sebagai provinsi pertama yang menerima arahan ini, tentu akan kami tindaklanjuti demi Sulawesi Tengah yang lebih berbudaya,” ungkap Anwar.
Dia meyakini, kolaborasi menjadi tonggak awal arah baru pembangunan kebudayaan Sulteng. Tidak hanya menjaga warisan, tetapi juga menghidupkannya untuk generasi masa depan.
"Berangkat dari semangat yang kuat untuk merawat budaya, bersama Wakil Gubernur Reny Lamadjido menjadikan kolabotasin sebagai salah satu program unggulan dalam kepemimpinannya," dia memungkasi.
Berani Berkah
Sebagai informasi, kolaborasi kedua instansi diwujudkan melalui program Berani Berkah, yang mengusung nilai spiritualitas serta kearifan lokal sebagai landasan utama dalam menjalankan pemerintahan.
Diketahui, kearifan lokal adalah kunci bagi daerah untuk mencapai kesejahteraan dan kemajuan. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendukung penuh setiap inisiatif yang berakar pada kebudayaan. Salah satu wujudnya, penyelenggaraan Festival Danau Lindu yang belum lama ini digelar sebagai bentuk perayaan sekaligus upaya pelestarian budaya lokal.