Liputan6.com, Jakarta Kementerian Sosial (Kemensos) mulai melakukan uji coba pelaksanaan Sekolah Rakyat di dua lokasi, yakni Sentra Handayani Jakarta dan Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi, Rabu (9/7/2025). Simulasi ini dilakukan sebelum para siswa mulai masuk sekolah pada 14 Juli 2025.
Kegiatan simulasi ini berlangsung selama dua hari pada Rabu dan Kamis 9-10 Juli 2025. Para siswa akan menjalani uji coba pembelajaran dan menginap di asrama yang telah disediakan.
Advertisement
"Jadi hari ini kita melakukan simulasi untuk penyelenggaraan Sekolah Rakyat rintisan selama 24 jam penuh," kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul di Sentra Handayani Jakarta, Cipayung, Jakarta Timur..
Lalu bagaimana situasi dan kondisi Sekolah Rakyat di Sentra Handayani Jakarta? Pantauan Liputan6.com di lokasi, tampak sekolah rakyat didominasi warna oranye. Lapangan olahraganya pun besar dan luas. Tampak lapangan tersebut dikelilingi dua hingga lantai bangunan sekolah.
Dikarenakan sekolah rakyat menganut sistem belajar menginap, terdapat ruang tidur para pelajar dengan luas yang cukup untuk ditempati hingga enam orang.
Mereka sudah disediakan kasur, lemari dan meja belajar masing-masing selayaknya tinggal di pesantren atau pun asrama pada umumnya. Perlu dicatat, tidak ada air conditioner (AC). Ruangan hanya dibekali kipas angin dan jendela sebagai sirkulasi udara.
Fasilitas Lainnya
Selain itu, tidak pula ada kamar mandi di dalam ruang tidur pelajar. Kamar mandi ditempatkan terpisah dengan tiga bilik ruang bilas. WC atau toilet juga diposisikan terpisah.
Bergeser ke ruang belajar, tampak nyaman dengan pencahayaan yang cukup. Kipas angin besar ada dua tergantung di atasnya. Tidak terlihat AC untuk ruang belajar. Tersedia dua papan tulis untuk guru menerangkan pembelajaran.
Selama di sekolah rakyat, pelajar bakal diajak mandiri dengan tersedianya ruang cuci jemur untuk pakaian harian mereka. Untuk tempat beribadah, juga terdapat mushola yang bisa digunakan untuk sembahyang.
Sebagai informasi, simulasi Sekolah Rakyat di Sentra Handayani akan dilaksanakan selama 2 hari, yaitu pada 9-10 Juli 2025.
Diketahui, Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2025/2026 akan dimulai pada bulan ini. Total, Sekolah Rakyat akan ada di 100 titik lokasi rintisan di seluruh Indonesia.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 63 titik akan memulai pembelajaran pada 14 Juli 2025 dan sebanyak 37 titik akan dimulai di akhir Juli 2025.