Liputan6.com, Jakarta - Mobil listrik Polytron G3 resmi dijual di Indonesia. Model ini hadir dengan sistem subscriber atau sewa baterai seharga Rp 1,2 juta per bulan. Sedangkan untuk harganya, Polytron G3 akan dibanderol Rp 299 juta dan G3+ Rp 399 juta.
Sementara harga dengan sistem pembelian baterai, untuk Polytron G3 dibanderol Rp 419 juta dan untuk G3+ Rp 459 juta.
Advertisement
Belum satu bulan diluncurkan, pihak Polytron sudah mengklaim mobil listriknya sudah laku puluhan unit, tanpa menyebutkan angka pastinya.
"(Penjualan) sudah sampai puluhan unit. Untuk yang konsumen (perorangan) ya, kalau yang korporasi juga ada, lumayan lah, mereka belum coba udah berani beli," jelas Tekno Wibowo, Commercial Director Polytron, saat peresmian showroom pertama Polytron di bilangan Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (3/6/2025).
Lanjut Tekno, untuk pengiriman mobil listrik Polytron akan dilakukan pada akhir Juli 2025.
Sementara itu, Tekno juga menjelaskan, untuk pembelian dengan sistem sewa baterai jadi yang terbanyak, dengan perbandingan sekitar 60 persen dan 40 persen.
"Karena memang lebih masuk akal kan, lebih murah kan? Seperti waktu di peluncuran kan saya udah jelaskan juga, bedanya antara (harga) sewa baterai sama tidak hampir Rp 120 juta," tukasnya.
Spesifikasi
Berbicara spesifikasi, Polytron G3 dipersenjatai baterai dengan kapasitas 51,9 kWh yang mampu memiliki jarak tempuh hingga 402 km berdasarkan standar CLTC.
Dari segi performa, dipersenjatai motor listrik dengan daya maksimum 150 kW atau setara 201 tk dan torsi maksimum 320 nm.