Legenda Urban Kolor Ijo, Momok Era 2000-an yang Mengincar Perempuan

Tidak diketahui pasti awal kemunculan Kolor Ijo. Cerita tentang sosok ini tersebar dari mulut ke mulut hingga membuat banyak orang merasa resah dan takut, terutama para perempuan.

oleh Switzy SabandarDiterbitkan 31 Mei 2025, 02:00 WIB
Ilustrasi Hantu/https://unsplash.com/Stefano Pollio

Liputan6.com, Yogyakarta - Sekitar awal 2000-an, legenda urban Kolor Ijo sempat menggegerkan publik. Sosok ini mengincar perempuan yang sedang tidur sendirian kemudian memperkosanya.

Tidak diketahui pasti awal kemunculan Kolor Ijo. Cerita tentang sosok ini tersebar dari mulut ke mulut hingga membuat banyak orang merasa resah dan takut, terutama para perempuan.

Mengutip dari Urban Legend Kolor Ijo: Konstruksi Ketakutan di Jakarta 2003-2005 karya Endi Aulia Garadian, Kolor Ijo tidak memandang usia korbannya. Dari banyak cerita yang beredar, sosok ini memiliki tubuh seperti manusia tetapi tampangnya seperti babi, badannya dipenuhi bulu lebat, dan telinganya lebar.

Sesuai namanya, sosok ini hanya mengenakan kolor berwarna hijau. Kolor Ijo konon memiliki kemampuan bisa menghilang, sehingga ia mudah berpindah tempat dari satu kota ke kota lainnya.

Kolor Ijo di wilayah Jabodetabek mulai merebak sekitar Oktober-November 2003. Kasus awal ditemukan di sebuah desa di Bekasi.

Isu Kolor Ijo kembali merebak dengan banyaknya kasus perampokan disertai pemerkosaan. Setelahnya, banyak kesaksian dari orang-orang yang mengaku sebagai korban Kolor Ijo.

 

Jadi Isu Nasional

Ketakutan masyarakat dengan sosok Kolor Ijo pun tersebar hingga menjadi isu nasional. Sekejap, Kolor Ijo menjadi perbincangan di berbagai daerah di Indonesia.

Saking populernya, sebuah tayangan berjudul Kolor Ijo sempat ditayangkan di televisi swasta selama beberapa sesi. Satu sesinya memuat sekitar 20 episode.

Hingga 2005, isu Kolor Ijo masih menjadi ketakutan di tengah masyarakat. Warga pun memperketat keamanan dengan siskamling dan membentengi rumah mereka dengan bambu kuning serta daun kelor.

Konon, dua tanaman tersebut dapat menangkal roh jahat, termasuk Kolor Ijo. Bambu kuning dan daun kelor dipasang di kusen-kusen rumah.

Seiring berjalannya waktu, kasus yang diduga melibatkan Kolor Ijo memudar. Perlahan, isu terkait sosok ini pun menghilang dan kini telah menjadi legenda urban yang sempat menggemparkan di Indonesia.

Penulis: Resla

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya