PDIP Minta Polisi Berantas Preman Berkedok Ormas di Daerah

Menurut Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah, gangguan para preman tidak hanya terjadi untuk investasi besar melainkan juga investasi kecil di daerah-daerah.

oleh Delvira HutabaratDiterbitkan 28 Mei 2025, 09:09 WIB
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Perekonomian, Said Abdullah (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPP PDIP Said Abdullah, meyakini kepolisian untuk memberantas aksi premanisme berkedok organisasi masyarakat (Ormas) yang semakin sangat mengganggu iklim investasi.

"Saya yakin pihak kepolisian yang dipimpin Pak Listyo Sigit bisa memberantas itu sesegera mungkin secepat mungkin agar iklim investasi ke depan menjadi lebih baik," kata Said, pada wartawan, Rabu (28/5/2025).

Menurut Said, gangguan para preman tidak hanya terjadi untuk investasi besar melainkan juga investasi kecil di daerah-daerah.

"Ini kan ada tren ada gejala yang makin lama makin connect. Setiap investasi, jangankan investasi besar, investasi kecilan saja di daerah itu kalau tidak ada premannya itu kok kayaknya bukan Indonesia," ungkapnya.

 

Puan Dukung Penuh

Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung TNI yang mengerahkan intelijennya untuk membantu Polri menertibkan oknum organisasi masyarakat (ormas) yang nakal. Menurutnya, sinergi dua aparat penegak keamanan bisa dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

"Ya selama sinergi itu bisa dilakukan secara bersama, dan untuk kebaikan bersama dan sesuai aturan ya bisa, silakan saja," kata Puan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, (27/5/2025).

 

Perintah Prabowo

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan TNI-Polri untuk menindak aksi-aksi pungutan liar oleh ormas yang meresahkan pengusaha.

Infografis Pembentukan Satgas Basmi Premanisme & Ormas Meresahkan. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya