3.000 Pelari Bakal Lintasi Kota Bandung, Cek Rekayasa Lalu Lintas Minggu Ini

Bandoeng 10K diakui secara global dan berpotensi menjadi agenda tahunan.

oleh Dikdik RipaldiDiterbitkan 16 Mei 2025, 07:29 WIB
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan saat pembukaan registrasi Lomba lari berskala internasional, Bandoeng 10K. (Dok. Pemkot Bandung).

Liputan6.com, Bandung - Lomba lari berskala internasional, Bandoeng 10K, akan digelar pekan ini, Minggu, 18 Mei 2025. Ribuan pelari pun dikabarkan bakal melintasi sejumlah kawasan di Kota Bandung. Pemerintah kota pun akan melakukan rekayasa lalu lintas.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan, Bandoeng 10K dihelat atas kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan pihak swasta. 

“Event ini akan melibatkan lebih dari 3.000 pelari, termasuk pelari elit nasional seperti Agus Prayogo dan Odekta Elvina Naibaho, serta pelari mancanegara dari Kenya, Singapura, dan Malaysia,” katanya disampaikan dalam keterangan pers (13/5/2025). 

Dengan sertifikasi resmi dari AIMS dan World Athletics, Bandoeng 10K diakui secara global dan berpotensi menjadi agenda tahunan hingga lima tahun ke depan.

Diperkirakan 60% peserta berasal dari luar kota yang diharapkan ikut menikmati kuliner, atraksi budaya, dan suasana khas Bandung. Hal ini menjadikan Bandung sebagai satu dari sedikit kota di Indonesia yang menyelenggarakan lomba lari berstandar internasional. 

Bandoeng 10K akan start dari bank bjb Jalan Naripan menuju, Asia Afrika, Simpang 5 Asia Afrika, Otto Iskandardinata, Gardujati, Kebon Jati, Pasir Kaliki, Hos Cokroaminto.

Selanjutnya menuju Jalan Pajajaran, Cihampelas, Wastukencana, Rangga Gading–Sawunggaling, Sulanjana–Ranggamalela, Aceh, Ir H. Djuanda – Jalan Merdeka dan finish di Balai Kota Bandung.

 

 

 

Rekayasa Lalu Lintas

Karena diikuti oleh ribuan pelari, maka diprediksi terjadi kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan. 

Untuk itu dilakukan rekayasa arus lalu lintas beberapa ruas jalan yang bersinggungan. Berikut ini rekayasa yang akan dilakukan: 

•⁠  ⁠Jalan Naripan dialihkan | Pukul 22.00–05.30 WIB

•⁠  ⁠Simpang 5 Asia Afrika direkayasa | Pukul 05.00–05.30 WIB

•⁠  ⁠Simpang ABC–Jalan Otto iskandardinata dialihkan - Kendaraan ke arah ABC | Pukul 05.00–05.30 WIB

•⁠  ⁠Jalan Sudirman – Jalan Gardujati dialihkan ke jalan Sudirman| Pukul 05.00–05.45 WIB 

•⁠  ⁠Simpang Kebon Jati – Pasir Kaliki diarahkan ke selatan/contra flow | Pukul 05.00–05.45 WIB

•⁠  ⁠Kendaraan dari Jalan Kebon Kawung tidak bisa ke arah Jalan HOS Cokroaminoto | Pukul 05.00–05.45 WIB

•⁠  ⁠Jalan Pajajaran ditutup di Simpang Dr Cipto | Pukul 05.00–06.00 WIB

•⁠  ⁠Kendaraan dari Jalan Wastukencana dialihkan ke Jalan Taman Sari | Pukul 05.10–06.00 WIB

•⁠  ⁠Jalan Cihampelas ke Jalan Wastukencana dilakukan rekayasa | Pukul 05.10–06.15 WIB

•⁠  ⁠Jalan Rangga Gading–Sawunggaling dilakukan rekayasa | Pukul 05.10–06.30 WIB

•⁠  ⁠Jalan Sulanjana–Ranggamalela dilakukan rekayasa | Pukul 05.10–06.30 WIB

•⁠  ⁠Kendaraan Jalan H Juanda dilakukan rekayasa | Pukul 05.00–06.45 WIB

•⁠  ⁠Kendaraan dari Jalan H Djuanda ke Jalan Merdeka dilakukan rekayasa | Pukul 05.15–06.45 WIB

•⁠  ⁠Jalan Aceh dialihkan | Pukul 05.15–06.45 WIB

•⁠  ⁠Taman Vanda–Jalan Wastukencana dilakukan rekayasa | Pukul 05.15–07.00 WIB

•⁠  ⁠Jalan Wastukencana–Jalan Pajajaran dilakukan rekayasa | Pukul 05.05 WIB – 06.00 WIB.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya